Asian Para Games 2018

Pembenahan wisma atlet Asian Para Games terus digenjot

Pembenahan wisma atlet Asian Para Games terus digenjot

Kontingen Indonesia mengikuti upacara penyambutan di Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta Pusat, Rabu (15/08/2018). (Antara/Imam Santoso)

Jakarta, (ANTARA News) - Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) terus melakukan pembenahan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat sebagai tempat tinggal para atlet selama Asian Para Games yang berlangsung 6-13 Oktober mendatang.

"Hingga kini, pembenahan Wisma Atlet masih terus kami lakukan, kami kebut. Kalau ada yang rusak, diperbaiki dan kalau ada yang kurang fasilitasnya, maka akan ditambah," kata Direktur Wisma Atlet Rafiq Hakim Radinal dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis.

Menurut Rafiq, Wisma Atlet akan dibuka secara resmi pada 1 Oktober 2018. Akan tetapi, dijadwalkan pada 29 September 2018, para atlet beserta delegasi dari Bahrain sudah tiba di Jakarta dan langsung menempati Wisma Atlet tersebut.

"Sekitar 20 orang dari Bahrain sudah tiba di Jakarta pada 29 September 2018. Jadi, pada saat itu, kami sudah harus melakukan pre-opening. Semuanya akan kami persiapkan dengan baik," ujar Rafiq.

Lebih rinci, dia menuturkan tower 1 dan tower 2 Wisma Atlet akan digunakan oleh tim INAPGOC, sedangkan para atlet ditempatkan di tower 3 hingga tower 7. Khusus bagi atlet yang menggunakan kursi roda, akan ditempatkan di lantai 4 hingga lantai 10, namun bagi atlet nonkursi roda ditempatkan di lantai 4 hingga lantai 20.

"Unit khusus atlet berkursi roda hanya diisi dua orang per kamar, sedangkan unit atlet nonkursi roda diisi tiga orang per kamar. Total keseluruhan unit yang digunakan selama Asian Para Games sebanyak 3.500 unit," tutur Rafiq.

Sementara itu, dia mengungkapkan pihaknya juga melakukan penambahan sejumlah fasilitas di Wisma Atlet Kemayoran mengingat Asian Para Games merupakan kompetisi olahraga khusus bagi atlet disabilitas.

"Penambahan itu, antara lain berupa lift khusus atlet berkursi roda sebanyak 6 unit di tower atlet, yakni tower 3 sampai tower 7. Selain itu, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada bantuan berupa 200 unit bed untuk paraplegia," ungkap Rafiq.

Dia menambahkan beberapa fasilitas lain yang tersedia bagi para atlet di Wisma Atlet, antara lain medical and doping center, fitness center, laundry, money changer dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

"Kami juga menyediakan amphitheater di Wisma Atlet. Setiap hari akan ada pertunjukan untuk menghibur para atlet, mulai dari pukul 17.00 sampai pukul 21.00 WIB. Kami berharap para atlet akan merasa terhibur setelah lelah bertanding seharian," tambah Rafiq.
(R027).

Baca juga: Sesmenpora konfirmasi kehadiran Presiden dalam pembukaan APG
Baca juga: INAPGOC mulai jual tiket pembukaan APG daring

 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar