Saham Burberry rontok, Bursa Inggris ditutup naik 36,20 poin

Saham Burberry rontok, Bursa Inggris ditutup naik 36,20 poin

Ilustrasi: Gerai fesyen bermerek Burberry di Senayan City, Jakarta (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

London (ANTARA News) - Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (20/9), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London bertambah 0,49 persen atau 36,20 poin, menjadi 7.367,32 poin, namun saham Burberry Group rontok.

Associated British Foods, perusahaan pengolahan dan perdagangan makanan multinasional Inggris, melonjak 2,70 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Fresnillo dan Rio Tinto yang masing-masing meningkat 2,66 persen dan 2,54 persen.

Sementara itu, Burberry Group, merek barang mewah global, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,88 persen.

Disusul oleh saham GVC Holdings, kelompok perusahaan taruhan dan permainan olahraga, merosot 2,75 persen, serta Kingfisher, peritel perbaikan rumah, turun 1,74 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham Bayer paling aktif ketika Bursa Jerman naik 107,46 poin

Baca juga: Bursa Spanyol menguat 97,40 poin

Baca juga: Sentimen global Asia topang penguatan IHSG

 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar