counter

Sanggar seni Betawi untuk lestarikan budaya Betawi

Sanggar seni Betawi untuk lestarikan budaya Betawi

Ilustrasi salah satu seni budaya betawi, Tari Yapong. (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Jakarta,  (ANTARA News) - Sanggar seni Betawi diharapkan turut meramaikan acara di Taman Budaya Benyamin Sueb, Jakarta Timur untuk turut serta melestarikan budaya Betawi.

"Kami mendukung pelestarian seni budaya Betawi, untuk itu kami juga meminta sanggar budaya betawi termasuk juga Oplet Robet ikut serta meramaikan acara di Taman Budaya Benyamin Sueb dengan berbagai penampilan budaya Betawi," kata Sekretaris Kota (Sekko) Kota Jakarta Timur Usmayadi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Hal itu disampaikan oleh Usmayadi saat menyambut kunjungan Sanggar Oplet Robet yang dipimpin komedian sekaligus artis seni peran, Ramdani atau lebih dikenal dengan Qubil AJ, di Kompleks Walikota Jakarta Timur yang membahas tentang pelestarian seni budaya Betawi.

Dalam kunjungannya tersebut, kata Usmayadi, sanggar Oplet Robet meminta dukungan Pemkot Jakarta Timur terkait pagelaran lenong bangsawan dengan tema "kerajaan bontot" yang akan dipentaskan pada tanggal 2-4 November 2018 mendatang, di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat.

"Ya mereka meminta dukungan, pada prinsipnya kami pemerintah kota mendukung semua usaha pelestarian budaya Betawi," ujar Usmayadi.

Sambutan dan keinginan mendukung dari pemerintah kota Jakarta Timur tersebut, disambut baik oleh Sanggar Oplet Robet yang menilai dalam melestarikan budaya perlu adanya sinergi pelaku budaya dan pemerintah.

"Kami sebagai orang Betawi memiliki kesadaran dan kecintaan terhadap budaya Betawi terus berupaya menjaga dan mempertahankan kearifan budaya lokal untuk itu perlu adanya sinergitas yang terbangun bersama pemerintah, termasuk Kota Jakarta Timur," kata Ketua Sanggar Oplet Robet, Qubil.

Qubil menjelaskan dalam usahanya melestarikan budaya betawi, pihaknya kerap mementaskan salah satu budaya Betawi yakni lenong, baik di lingkungan masyarakat, instansi pemerintah maupun swasta.

"Itu semua sudah kami lakoni, tidak hanya itu, sanggar Oplet Robet juga aktif menggelar lomba Lenong Betawi di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat," ujarnya.

Terkait dengan ajakan "mentas" untuk memberdayakan gedung Eks Kodim yang saat ini telah menjadi Taman Budaya Benyamin Sueb Kota Jakarta Timur, sanggar Oplet Robet siap untuk meramaikan dengan menampilkan lenong Betawi.

"Alhamdulillah, saat ini gedung eks kodim itu sudah dapat dijadikan sebagai cagar budaya tempat menampung berbagai kesenian Betawi," tuturnya.

Kunjungan Oplet Robet tersebut, selain disambut oleh Sekretaris Kota Jakarta Timur, juga oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jakarta Timur Syofian Thahir dan Kepala Bagian Perekonomian Kota Jakarta Timur Yenny Asnita.

Taman Budaya Benyamin Sueb yang terletak di Jatinegara itu  akan resmi dibuka pada Sabtu (22/9). Akan tetapi sejak tanggal 16 September lalu, taman yang didedikasikan oleh seniman Betawi tersebut telah menggelar berbagai acara kesenian. 

Baca juga: Puluhan atlet berpakaian tradisional Betawi selama berwisata
Baca juga: Lebih dekat dengan budaya Betawi lewat "Betawi Hari Ini"


 

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar