Jakarta, (ANTARA News) - Tim nasional putri Indonesia U-16 harus mengakui keunggulan Chinese Taipei 1-3 pada laga terakhir Grup D putaran pertama kualifikasi AFC U-16 Womens Championship 2019 yang berlangsung di Stadion Dolen Omurzakov, Bishkek, Kirgizstan, Jumat.
 
Hasil ini membuat putri Indonesia U-16 gagal lolos ke putaran kedua ajang ini. Di klasemen sementara, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan perolehan enam poin. Dua kemenangan Indonesia diraih saat menang 3-2 atas Palestina dan 2-0 menghadapi tuan rumah Kirgizstan.

Sementara Chinese Taipei menghuni puncak klasemen Grup D dengan perolehan sembilan poin, disusul Australia.

Pada laga terakhir, Chinese Taipei akan menghadapi Australia dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke putaran kedua kualifikasi AFC U-16 Womens U-16 Championship 2018.

Pelatih Timnas Putri U-16, Rully Nere mengakui bahwa anak asuhnya sudah berjuang maksimal dan tim lawan lebih beruntung. Meski begitu ia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan yang sudah diperlihatkan anak asuhnya.

"Kami minta maaf kepada rakyat Indonesia atas kekalahan dan hasil ini yang membuat kita gagal lolos ke babak selanjutnya. Pemain saya rasa sudah memberikan yang terbaik di ajang ini, namun hasil belum berpihak ke kami," kata Rully Nere seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Pada laga tersebut, gawang Indonesia harus kebobolan lebih dulu melalui Chen Jin-wen pada menit ke-20. Namun, menjelang akhir laga Indonesia mampu mencetak gol balasan melalui Safira dari titik putih.

Memasuki babak kedua, permainan Chinese Taipei semakin sulit dibendung dan mencetak dua gol lagi melalui Song Yu-ting pada menit ke-52 dan Wu Dai-ling menit ke-57. Pada sisa laga, pasukan Rully Nere gagal mencetak gol tambahan sehingga  menyerah dengan skor akhir 1-3.
 

Pewarta: Tasrief Tarmizi
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2018