Polisi mengantisipasi keributan laga "panas" Persib lawan Persija

Polisi mengantisipasi keributan laga "panas" Persib lawan Persija

Pendukung Persib Padati GBK Sejumlah pendukung Persib Bandung, Bobotoh dan Viking, menunjukan tiket pertandingan final sepak bola Piala Presiden di kawasan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10). Kurang lebih 50 ribu pendukung Persib Bandung memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menyaksikkan laga final melawan Sriwijaya FC. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Bandung (ANTARA News) - Ribuan personel Polrestabes Bandung mengamankan laga "panas" antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9).

"Jumlahnya 3.900 personel hampir 4.000-lah untuk mengamankan pertandingan tersebut," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.

Irman mengatakan, pola pengamanan akan menggunakan sistem ring. Ring pertama di dalam lapangan, ring dua di sekitar pintu masuk, ring tiga di area stadion GBLA dan ring empat di jalur menuju ke Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Area di dalam stadion akan menjadi atensinya. Apalagi duel Persib melawan Persija selalu menyedot perhatian pecinta sepak bola Tanah Air, khususnya Bandung.

"Polanya kita menggunakan sistem ring dan kita juga dibantu dari TNI," kata dia.

Demi menjaga kondusivitas Kota Bandung, dia mengimbau agar "bobotoh", sebutan pendukung Persib, untuk tidak melakukan konvoi setelah pertandingan.

Ia meminta agar suporter yang telah menyaksikan laga untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Terlebih, aparat kepolisian bersama "bobotoh", sepakat untuk tertibsebelum, saat dan setelah pertandingan.

"Kami sepakat dengan `bobotoh` untuk tertib datang dan kembalinya juga tertib," kata dia.

Baca juga: Laga Persib-Persija tetap sesuai jadwal
Baca juga: Pelatih Persib keberatan jadwal lawan Persija diundur

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar