Tips gunakan medsos saat darurat bencana

Tips gunakan medsos saat darurat bencana

Ilustrasi Twitter. (Pixabay/Free-photos)

Jakarta (ANTARA News) - Orang yang terkena bencana alam mungkin akan mengalami panik sehingga secara naluri mereka akan berusaha menyelamatkan diri dan meminta bantuan dari orang lain yang ada di sekitar mereka.

Media sosial, selain sarana mencari informasi, juga dapat dimanfaatkan untuk berkomunikasi hingga mengatur upaya bantuan saat krisis terjadi.

Berikut ini adalah tips dari Twitter untuk menggunakan medsos saat keadaan darurat dan bencana alam, melalui keterangan pers yang diterima Antara.

1. Ikuti media dan sumber terpercaya
Twitter dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi mengenai apa yang sedang terjadi, untuk itu, hindari berbagi informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

2. Pakai tagar yang tepat
Cara terbaik dan termudah mencari informasi adalah melalui tanda pagar mengenai sebuah topik. Tagar juga digunakan oleh lembaga pemerintahan, organisasi bantuan dan media.

3. Aplikasi ringan
Saat koneksi internet terbatas, gunakan aplikasi media sosial dalam versi ringan, misalnya Twitter Lite untuk mengakses informasi dalam keadaam darurat.

4. Cantumkan akun organisasi
Jika memerlukan bantuan, buat cuitan dan cantumkan atau mention akun resmi organisasi bantuan, lembaga pemerintahan atau media.

5. Twitter Moments
Gunakan Twitter Moments untuk mengetahui informasi terkini. Twitter Moments adalah kumpulan cuitan yang sudah dikurasi terkait topik tertentu yang terjadi di Twitter, membantu menampilkan topik terkini yang populer dan relevan, sehingga pengguna dapat menemukan apa yang sedang berlangsung di Twitter dengan cepat.

Ada baiknya Twitter Moments dibuat secara kronologis dengan mengikutsertakan Tweet yang relevan, yang nantinya dapat berfungsi sebagai referensi. Segera perbarui Twitter Moments dengan Tweet terbaru dan informasi penting saat terjadi perubahan terkait isu atau topik yang sedang terjadi.

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar