counter

Candi Muarojambi jadi tempat persinggahan kirab pemuda

Candi Muarojambi jadi tempat persinggahan kirab pemuda

Menpora Imam Nahrawi memberi semangat kepada peserta Kirab Pemuda 2018 di Kemenpora Jakarta, Minggu. Perwakilan pemuda dari seluruh Indonesia ini akan berkeliling di 100 kota/kabupaten di 34 provinsi. (Antara/HO/Kemenpora)

 Jambi  (ANTARA News) - Candi Muarojambi Jambi akan menjadi tempat persinggahan dan lokasi kegiatan bakti sosial rombongan Kirab Pemuda 2018 pada Jumat (28/9).

 Kepala Bidang Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi, Izuddin di Jambi, Selasa, mengatakan peserta Kirab Pemuda 2018 akan berada di Jambi selama empat hari dengan menggelar berbagai kegiatan.

 "Salah satunya adalah bakti sosial di lingkungan Candi Muarojambi dan kawasan homestay objek wisata tersebut," kata Izuddin.

Peserta Kirab Pemuda 2018 berjumlah 98 orang yang merupakan perwakilan anak muda terbaik hasil seleksi yang cukup ketat dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Selain itu juga berasal dari perwakilan dari Organisasi Kepemudaan (OKP) serta tim pendamping.

 Dijelaskannya, jadwal kegiatan peserta Kirab Pemuda 2018 tiba di Jambi, Selasa (25/9) disambut Kepala Dispora Provinsi Jambi, Wahyudin. Kemudian Rabu peserta menghadiri festival tari dan busana etnik dan deklarasi pemuda serta pembukaan pameran kuliner di lapangan kantor Gubernur Jambi.

  "Dalam festival tersebut juga akan ada penampilan group band pemuda Jambi," katanya.

 Kemudian pada Kamis, peserta Kirab Pemuda dijadwalkan mengunjungi beberapa media lokal di Jambi, dilanjutkan kunjungan ke rumah dinas Walikota Jambi  serta pawai budaya di lapangan kantor Gubernur Jambi.

  "Di lapangan kantor Gubernur Jambi peserta juga akan diperkenalkan serta mengikuti Senam Jago Negeri khas Jambi," kata Izuddin.

 Selanjutnya Jumat, peserta Kirab Pemuda akan mengikuti work shop Pemuda tentang Narkoba dan LGBT di salah satu hotel di Jambi, kemudian Sholat Jumat di Masjid Raya Muarojambi dilanjutkan kunjungan ke rumah dinas Bupati Muarojambi dan mengunjungi Candi Muarojambi.

 "Malam harinya peserta makam malam bersama Pemprov Jambi dan selanjutnya acara pelepasan peserta menuju Sumatera Selatan," katanya menjelaskan.

 Pemuda ini diharapkan mampu menjadi corong perubahan bagi masa depan Indonesia. Mereka akan mengadakan napak tilas selama 73 hari yang merupakan makna HUT Kemedekaan RI ke-73 dengan semangat sebagaimana tagar yang akan diviralkan #BeraniBersatu dan #BerbaktiUntukNegeri.

 Perjalanan mengenal lebih dekat Tanah Air Indonesia ini akan menjangkau 100 kabupaten/kota di 34 provinsi dan terbagi menjadi dua zona. Zona I, berangkat dari Provinsi Aceh lanjut Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, Babel, Lampung, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Kaltara, Banten dan DKI Jakarta.

 Untuk Zona II, mulai dari Provinsi Papua, bersambung ke Papua Barat, Maluku, Malut, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Sultra, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, dan Bali. Zona I dimulai 5 September dari Sabang dan Zona II dari Merauke pada 7 September dan akan  finish bertemu kembali di Jakarta, 15 November.

Baca juga: Pemerintah targetkan Kirab Pemuda masuk rekor dunia
Baca juga: Menpora kukuhkan dan lepas peserta Kirab Pemuda 2018 
Baca juga: Peserta Kirab Pemuda 2018 jelajahi 34 provinsi

 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar