Atlet disabilitas harapkan dukungan langsung di GBK

Atlet disabilitas harapkan dukungan langsung di GBK

Atlet voli duduk Nina Gusmita (dua kanan) berpose bersama dengan perwakilan INAPGOC Richard Sam Bera (paling kiri) dan Brand Manager Campina, Mustofa Saadji (kedua dari kiri) di sela pengenalan sponsor Asian Para Games 2018 di Jakarta, Kamis. Gadis asal Medan itu berharap masyarakat bisa memberikan dukungan langsung ke lapangan saat pertandingan nanti. (Antara/Bayu Kuncahyo)

Kami sangat butuh dukungan. Apalagi kita bermain di rumah sendiri. Kedatangan di lokasi pertandingan sangat kami harapkan
Jakarta (ANTARA News) - Atlet disabilitas Indonesia yang turun di Asian Para Games (APG) 2018 berharap masyarakat mendukung langsung di lokasi pertandingan termasuk di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta dengan harapan mampu menambah motivasi untuk mengejar medali.

"Kami sangat butuh dukungan. Apalagi kita bermain di rumah sendiri. Kedatangan di lokasi pertandingan sangat kami harapkan," kata salah satu pemain voli duduk timnas Indonesia, Nina Gusmita di sela pengenalan program "Segarkan Semangat Para Juara Indonesia" bersama Es Krim Campina di Jakarta, Kamis.

Gadis asal Medan Sumatera Utara ini berharap dukungan penonton sama saat atlet Indonesia berlaga pada Asian Games 2018 lalu. Pihaknya mengaku sangat bergetar jika dukungan menggema di stadion. Harapannya kondisi itu kembali terjadi di Tennis Indoor GBK.

"Kami pengen seperti mereka. Biar memberikan yang terbaik dihadapan banyak masyarakat," kata atlet yang setelah Asian Para Games 2018 ingin mengejar pendidikan ke jenjang perguruhan tinggi itu.

Meski belum ada kepastian dukungan langsung dari masyarakat, atlet yang akrab dipanggil Mita itu mengaku cukup bangga bahkan Asian Para Games mendapatkan dukungan dari pihak swasta dalam hal ini Es Krim Campina. Pihaknya berharap banyak lagi perusahaan baik swasta maupun pemerintah yang memberi dukungan.

"Saya mewakili seluruh atlet Paralympic Indonesia sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan Campina pada ajang Asian Para Games 2018. Dukungan ini sangat berarti bagi para atlet dalam menambah rasa percaya diri dan semangat untuk meraih prestasi di Asian Para Games 2018," katanya menambahkan.

Hal sama dikatakan pemain ten pin bowling, Jaya Kusuma. Mendapatkan dukungan langsung di lapangan memang membuat atmosfer berbeda. Semangat akan naik dua kali lipat karena pihaknya ingin menunjukkan jika atlet difabel juga mampu berprestasi internasional.

"Ini kesempatan saya, kalau tidak sekarang kapan lagi. Dukungan dari banyak pihak sangat kami tunggu. Target kami bisa meraih medali emas," kata atlet yang akan turun di kelas T10 nomor ganda bersama dengan Agus Prianto itu.

Sementara itu, Brand Manager Campina, Mustofa Saadji mengatakan sebagai "official ice cream partner", dukungan yang diberikan dengan harapan mampu memberikan rasa percaya diri untuk bisa memberikan hasil yang terbaik di Asian Para Games nanti.

Di sisi lain, kata dia, melalui kegiatan Campina Dukung Asian Para Games 2018, pihaknya ingin membangun rasa peduli seluruh masyarakat Indonesia akan prinsip kesetaraan dan kebersamaan, dan bahwa keterbatasan fisik bukan batasan untuk saling mendukung.

Dukungan ini sangat diapresiasi oleh perwakilan INAPGOC, Richard Sam Bera. Menurut dia, kerja sama ini menunjukkan jika banyak pihak swasta yang peduli dengan pelaksanaan Asian Para Games 2018. Pihaknya juga optimistis jika kejuaraan ini akan berlangsung sukses.

Baca juga: Presiden: Bonus atlet APG sama dengan AG
Baca juga: Presiden minta iklan Asian Games dialihkan ke Asian Para Games 2018
Baca juga: Presiden targetkan peringkat delapan Asian Para Games

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

PON Papua, ajang PB POSSI siapkan atlet ke kancah internasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar