Kementerian ESDM bagikan 500 konverter untuk nelayan Lombok

Kementerian ESDM bagikan 500 konverter untuk nelayan Lombok

Ilustrasi: Salah seorang nelayan penerima bantuan mencoba memasang konverter kit pada tabung khusus LPG pada pemberian paket perdana konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). (ANTARA/Dewi Fajriani)

"Selain itu, penggunaan elpiji juga memberikan energi bersih dengan mengurangi konsumsi BBM"
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian ESDM membagikan sebanyak 500 paket konverter kit elpiji kepada para nelayan kecil di Pelabuhan Perikanan Teluk Awang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, untuk membantu perekonomiannya pascagempa bumi akhir Juli 2018.

Siaran pers Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat, menyebutkan pemberian konverter elpiji merupakan bagian dari pelaksanaan program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) untuk nelayan di seluruh Indonesia.

Penyerahan paket diberikan secara simbolis pada Kamis (27/9) oleh Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso dengan disaksikan Anggota Komisi VII DPR Kurtubi dan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadhil Thohir.

"Dengan pembagian paket perdana konverter kit BBM ke elpiji ini diharapkan manfaat penggunaan elpiji untuk kapal nelayan kecil sebagai bahan bakar yang murah, nyaman, ramah lingkungan, dan aman dapat terwujud dengan baik," katanya.

Menurut dia, konverter kit elpiji akan membantu nelayan menghemat biaya operasional penggunaan bahan bakar sampai 30 persen dengan asumsi tanpa subsidi.

Bila diperhitungkan subsidinya baik untuk bensin maupun elpiji, maka penghematan yang diperoleh bisa mencapai sekitar 50 persen.

"Selain itu, penggunaan elpiji juga memberikan energi bersih dengan mengurangi konsumsi BBM," kata Alimuddin.

Paket perdana konverter kit BBM ke elpiji terdiri atas beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, dua tabung elpiji tiga kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya seperti reducer, regulator, dan mixer.

Kriteria nelayan yang mendapatkan paket konverter kit BBM ke BBG sesuai Perpres No 126 Tahun 2015 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG untuk Kapal Perikanan bagi Nelayan Kecil, antara lain nelayan yang memiliki kapal ukuran di bawah lima gross tonnage (GT), berbahan bakar bensin atau solar dan memiliki daya mesin di bawah 13 horse power (HP).

Pada 2018, sesuai Keputusan Menteri ESDM Nomor 294 K/10/MEM/2018 akan dibagikan sejumlah 25.000 unit konverter kit untuk 55 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Khusus untuk wilayah NTB, paket perdana akan dibagikan sebanyak 1.921 unit untuk nelayan kecil di Kabupaten Lombok Tengah, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara.

Sejak 2016 hingga 2017, Kementerian ESDM sudah membagikan sebanyak 22.554 paket konverter kit ke para nelayan di seluruh Indonesia.

Pada 2017, nelayan di Lombok Timur, NTB sudah mendapatkan 2.000 paket perdana dan 165 paket lainnya di Lombok Barat.

Bupati Suhaili Fadhil meminta para nelayan menjaga fasilitas bantuan dengan baik.

"Mari kbersyukur dan berterima kasih atas nikmat dan karunia Allah melalui bantuan dari pemerintah ini. Semoga juga ini bisa membantu perekonomian nelayan di Lombok Tengah," kata Suhaili.

Baca juga: Bagikan konverter nelayan di Takalar, Jonan: hemat separuh biaya BBM

 

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Alex Noerdin pastikan kenaikan harga gas LPG melon tidak akan terjadi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar