Buwas jadi Kakwarnas, Kemenpora ucapkan selamat

Buwas jadi Kakwarnas, Kemenpora ucapkan selamat

Ketua Kwartir Nasional Pramuka 2018-2023, Budi Waseso (Buwas) memberikan keterangan pers usai terpilih menjadi Ketua Kwarnas Pramuka, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (28/9/2018). Budi Waseso terpilih menjadi Ketua Kwarnas Pramuka periode 2018-2023, pada Musyawarah Nasional (Munas) X Gerakan Pramuka, setelah memperoleh 19 suara, unggul dari calon petahana Adhyaksa Dault yang memperoleh 14 suara dan calon lainnya Jana T. Anggadiredja dua suara. (ANTARA FOTO/Jojon/aww.)

Jakarta (ANTARA News) - Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh mengucapkan selamat atas terpilihnya Budi Waseso sebagai Ketua Kwartir Nasional Pramuka masa bakti 2018-2023 dalam sesi pemilihan pada Musyawarah Nasional.

"Kemenpora mengucapkan selamat kepada Pramuka yang sudah berhasil melaksanakan Munas untuk mengoptimalkan peran pramuka dalam pembangunan karakter bangsa. Selamat atas terpilihnya Kak Buwas sebagai Ketua Kwarnas yang baru," kata Niam dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Niam mengatakan Kemenpora berharap akan ada sinergi antara pemerintah dengan Kwarnas Pramuka dalam membangun karakter bangsa melalui Pramuka.

Menurut Niam, Pramuka merupakan salah satu instrumen strategis dalam pembangunan sumber daya manusia unggul, beriman, bertakwa, dan berkarakter.

Budi Waseso terpilih sebagai Ketua Kwarnas Pramuka melalui pemungutan suara pada sesi Pleno Munas, setelah sebelumnya diupayakan melalui jalan musyawarah, tetapi gagal.

Budi Waseso mendapat suara terbanyak yaitu 19 perolehan suara dalam pemilihan Ketua Kwarnas masa bakti 2018-2023.

Sementara pesaing Budi Waseso, Adhyaksa Dault yang sebelumnya sebagai ketua Kwarnas Pramuka meraih 14 suara, dan terakhir Prof. Yana Cahyana hanya dua suara. Perolehan suara sah sebanyak 35 suara.*

Baca juga: Budi Waseso terpilih menjadi ketua Kwarnas Gerakan Pramuka

Baca juga: Munas ke-10 Pramuka bahas kader pemimpin bangsa


 

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar