counter

Polisi ungkap mayat dalam kolam rumah mewah

Polisi ungkap mayat dalam kolam rumah mewah

ilustrasi jenazah (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)

Bekasi (ANTARA News) - Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat mengungkap misteri sesosok mayat pembantu rumah tangga di dalam kolam renang sebuah rumah mewah di Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu, Selasa (25/9).

"Dugaan sementara kami, korban terpeleset dan terjatuh di kolam renang hingga tewas," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari, di Bekasi, Jumat.

Menurut dia, korban diketahui bernama Mulyati (18) yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga asal Cililin, Bandung Barat.

Korban diketahui bekerja dengan majikannya berinisial NH (59) di Alam Kemang Pratama Raya, Perumahan Kemang Pratama, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Menurut dia, petugas Polsek Bekasi Timur telah melakukan sejumlah penanganan kasus dengan memeriksa dua orang saksi mata dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut keterangan majikan korban, NH, Mulyati memiliki rutinitas menyiram bunga di halaman rumah setiap sore hari.

Korban ditemukan oleh maikannya dalam kondisi tewas di dasar kolam renang sekitar pukul 17.30 WIB.

"Korban biasanya pada sore hari menyiram bunga di halaman rumah, namun diduga saat berada di pinggir kolam renang, korban terpeleset lalu jatuh dan tenggelam di dasar kolam renang dengan kedalaman sekitar 2 meter hingga meninggal dunia," katanya lagi.

Usai dilaporkan kepada kepolisian setempat, petugas datang ke Perumahan Kemang Pratama yang termasuk dalam kriteria rumah mewah di Kota Bekasi untuk melakukan evakuasi korban.

Menurut Erna, berdasarkan hasil pengamatan terhadap jasad korban, tim identifikasi kejadian tidak menemukan luka maupun bekas penganiayaan.

"Tindakan yang telah dilakukan berupa cek dan olah tempat kejadian perkara bersama Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestro Bekasi Kota berikut tim identifikasi," katanya.

Pihaknya juga telah membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi untuk menjalani visum.
 

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar