1.500 peserta ramaikan kulinerun 2018

1.500 peserta ramaikan kulinerun 2018

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno (ketiga kanan), Presdir PT FWD Life Indonesia, Choo Sin Fook (kedua kanan) dan Direktur Consumer Banking PT Bank Tabungan Negara (BTN), Handayani (kanan), melepas peserta Kuliner Run 10 K di Padang, Sumatera Barat, Minggu (24/9/2017). Padang Kuliner Run 2017 yang diikuti 1.200 peserta merupakan perpaduan lomba lari dengan wisata kuliner, karena peserta disuguhkan beragam makanan khas Minang setelah berlomba. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Padang, (ANTARA News) - Lebih dari 1.500 peserta akan meramaikan lomba lari KulineRun 2018 yaitu perpaduan antara kegiatan olahraga dan wisata kuliner pada Minggu (30/9) di Padang.

"Padang KulineRun 2018 merupakan event paduan olahraga dan wisata kuliner yang benar-benar unik dan menarik. Selain melakukan olahraga lari dengan menikmati pemandangan pantai yang menarik, para peserta setiba di garis finish akan dapat menikmati berbagai kuliner tradisional khas Minang dengan harga yang terjangkau," kata Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN, Iswandi Said di Padang, Jumat.

Para peserta akan dapat menikmati aneka kuliner seperti sanok durian, sate kuah labu, bubur kampiun, lontong gulai tunjang, pizza rendang, nasi rendang lokan, rendang tuna, rendang daging, dan berbagai varian menu menarik lainnya, semuanya dengan harga serba Rp10 ribu, bahkan pengguna aplikasi YAP dari BNI mendapat potongan harga 50 persen untuk 20 transaksi pertama pada masing-masing UKM.

Sesuai komitmen untuk mendukung pengembangan industri kepariwisataan di kota Padang khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya, dengan memanfaatkan momentum "Hari Pariwisata Dunia" (World Tourism Day) tanggal 27 September PT Hotel Indonesia Natour (Persero) untuk kedua kalinya melaksanakan event "The 2nd Padang KulineRun 2018"

Iswandi menjelaskan bahwa pelaksanaan event The 2nd Padang KulineRun 2018 yang mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian BUMN, Gubernur Sumatera Barat, dan Dinas Kepariwisataan Sumatera Barat dapat dijadikan event dalam rangka menyambut "Hari Pariwisata Dunia" (World Tourism Day) yang jatuh pada  27 September.

The 2nd Padang KulineRun 2018 juga merupakan upaya untuk lebih memperkenalkan berbagai keindahan kota Padang sebagai tujuan  wisata dan mengangkat wisata kuliner Minang yang telah diakui dunia. Apalagi mengacu kepada daftar makanan terenak di dunia yang dirilis CNN pada tahun 2017, yaitu rendang dari Sumatera Barat .

The 2nd Padang KulineRun 2018 - yang merupakan event lari terbesar di Sumatera Barat - akan diikuti lebih dari 1.500 peserta dari dalam dan luar negeri, dan akan melombakan jarak 2,5kilometer, lima kilometer, 10 kilometer dan dan Half Marathon 21 kilometer.

Para peserta dapat melaksanakan lomba sambil menikmati ikon pariwisata kota Padang yang sebagian besar merupakan kawasan pantai, yaitu Pantai Padang, Pantai Muaro Lasak, Pantai Tugu Perdamaian, Museum Adityawarman, kawasan Pondok dan Tugu Nol Kilometer Padang di depan Grand Inna Padang Hotel Convention & Exhibition).

Seusai lomba, para peserta akan dapat menikmati berbagai sajian kuliner khas Minang dari industri, UMKM, dan Grand Inna Padang Hotel Convention & Exhibition - sebagai tempat penyelenggaraan event.

Padang KulineRun 2018 juga akan dimeriahkan dengan "Lomba Mewarnai Tingkat TK" dan berbagai atraksi musik serta permainan lainnya.

Penyelenggaraan The 2nd Padang KulineRun 2018 ini tidak terlepas dari komitmen "BUMN Hadir Untuk Negeri", dimana PT Hotel Indonesia Natour (Persero) bersama BUMN pendukung lain, seperti BNI, PLN, Jasa Raharja, Angkasa Pura II, Bukit Asam, Jamkrindo, BPJS Ketenagakerjaan, Rekayasa Industri, Surveyor Indonesia, Telkom, BRI, dan Garuda Indonesia bersama-sama mendukung pengembangan industri kepariwisataan di Padang, Sumatera Barat, dan Indonesia pada umumnya.
 (I030).
 

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Sektor kuliner sumbang inflasi terbesar di Sumbar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar