counter

NTB minta perangkat daerah fokus jalankan rehabilitasi pascagempa

NTB minta perangkat daerah fokus jalankan rehabilitasi pascagempa

Arsip Foto. Warga korban gempa membangun sendiri rangka rumahnya untuk hunian sementara pascagempa di Desa Kekait, Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Kamis (13/9/2018). Berdasarkan data BPBD NTB, uang bantuan untuk korban gempa senilai Rp264 miliar sudah ditransfer BNPB ke 5.293 rekening penerima bantuan. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

...harus lebih proaktif menangani bencana ini dengan tangan sendiri, semampu kita...
Mataram (ANTARA News) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah fokus menjalankan program rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak gempa.

Dalam rapat perdana dengan para pemimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Mataram, Senin, Zul didampingi wakilnya Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan seluruh OPD agar tidak berharap terlalu banyak pada bantuan pemerintah pusat, yang sekarang juga harus menangani dampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

"Pemprov harus lebih proaktif menangani bencana ini dengan tangan sendiri, semampu kita. Kita upayakan memfokuskan segala aktivitas kita dalam mencari celah agar terlihat geliat perekonomian masyarakat di daerah yang terdampak gempa," katanya.

Zul minta para pemimpin OPD menghadirkan institusi terkait dan pengusaha daerah untuk menghimpun masukan dalam upaya mempercepat penanganan dampak gempa.

"Kumpulkan dan undang semua institusi internasional, NGO, pengusaha daerah, kemudian kita paparkan keadaan Lombok pascabencana gempa ini. Setelah itu kita bisa minta saran dan pendapat mereka. Jangan minta bantuannya, tapi minta ide untuk menyelesaikan masalah ini," katanya.

Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah ingin semua OPD berinovasi dan bersinergi dengan berbagai pihak guna menyediakan informasi yang valid tentang kemajuan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Masing-masing sudah punya tanggung jawab untuk desa binaannya, sehingga progres laporan penanganan desa menjadi tanggungjawab anda semua, yang harus dilaporkan secara berkala ke dua pusat komando yang telah kita sepakati bersama, sehingga dua pusat ini menerima informasi yang valid," tegasnya.

Dia meminta kepada OPD terkait melaporkan kemajuan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak gempa, serta perkembangan pekerjaan lembaga-lembaga yang membantu desa-desa terdampak gempa.

"Isu-isu strategis mengenai air bersih, daerah yang berpotensi longsor agar dilaporkan secara berkala ke pusat data," katanya.

Baca juga: Gubernur baru NTB prioritaskan rehabilitasi-rekonstruksi pascagempa
Baca juga: Pemerintah buat rencana aksi rekonstruksi-rehabilitasi pascagempa

Di Lanud Iswahjudi sudah terkumpul 19 ton bantuan Gempa Lombok

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar