counter

Fanart asal Indonesia ini menangi kompetisi yang diseleksi Tom Hardy

Fanart asal Indonesia ini menangi kompetisi yang diseleksi Tom Hardy

Fanart Venom karya Adhitya Zulkarnaen yang memenangi kompetisi internasional dengan juri Tom Hardy, dipamerkan dalam gala premier "Venom" di Jakarta, Selasa (2/10/2018). (Antara News/Aji Cakti)

Jakarta (ANTARA News) - Seorang visual artis asal Indonesia bernama Adhitya Zulkarnaen berhasil menjadi salah seorang pemenang kompetisi fanart internasional tentang film "Venom" yang diseleksi langsung oleh aktor papan atas Hollywood Tom Hardy.

"Awalnya saya tahu di laman resmi Sony & Talenthouse (salah satu platform Creative di US) kerjasama bareng Venom Movie untuk mengadakan kompetisi fanart ini dengan juri langsung oleh pihak marketing "Venom" & Tom Hardy secara langsung," tutur Adhitya Zulkarnaen saat dihubungi Antara, Rabu.

Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa singkatnya ada 3.600 karya dari seluruh dunia yang masuk dan awalnya cuma dipilih lima karya terbaik versi juri. Proses seleksinya selama 1 minggu.  

"Di akhir seleksinya saya masuk sebagai lima peringkat terbaik. Dari kelimanya kebetulan saya yang dari Indonesia," katanya.

Mengingat banyaknya karya yang masuk dari peserta seluruh dunia, menurut Adhit, Tom Hardy akhirnya memutuskan ingin menambah jumlah pemenang menjadi 20 karya. "Dan lagi-lagi dalam 20 peringkat karya terbaik itu ada beberapa fanart karya sejumlah visual artist Indonesia selain saya," katanya.

Sebagai bentuk apresiasinya Tom Hardy kemudian memposting beberapa fanart para pemenang kompetisi tersebut, salah satunya merupakan karya Adhitya, dalam akun resminya di platform Instagram.

Adhitya mengakui bahwa fanart karyanya terinspirasi dari dua trailer "Venom" yang sebelumnya sudah tayang. Dimana ada satu adegan duel brutal Venom melawan Riot. Proses pembuatannya sendiri, katanya, membutuhkan waktu sekitar tiga hari.

"Tantangannya ada di proses visualnya. Karena banyak banget karya yang masuk maka saya berusaha berpikir bagaimana caranya agar konsep visualnya berbeda dari karya lainnya, tapi tetap terfokus di karakter Venom dan Riotnya. Dan proses itu membutuhkan beberapa waktu," katanya.

Adhitya yang merupakan penggemar komik-komik Amerika, terutama komik Marvel, mengakui bahwa dirinya sangat menyukai supervillain bernama Venom yang notabene rival dan musuh abadi Spider-Man.

Tom Hardy merupakan bintang pemeran karakter bernama Eddie Brock yang kerasukan alien dalam bentuk simbiote bernama Venom, dalam film antihero berjudul sama. "Venom" sendiri sudah bisa ditonton di bioskop-bioskop Indonesia mulai Rabu 3 Oktober 2018.

Baca juga: Tips bikin fanart keren dari pemenang kompetisi "Venom" internasional

Baca juga: "Venom" padukan adegan laga epik dengan dialog lucu

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar