Wall Street menguat dipicu imbal hasil obligasi AS

Wall Street menguat dipicu imbal hasil obligasi AS

Ilustrasi: Para pialang sedang memantau pergerakan saham di Bursa Saham New York (NYSE), Amerika Serikat. (REUTERS/Brendan McDermid)

New York (ANTARA News) - Saham-saham di Bursa Wall Street menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah data ekonomi positif memicu kenaikan imbal hasil obligasi dan mengangkat saham-saham sektor keuangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 54,45 poin atau 0,20 persen, menjadi ditutup di 26.828,39 poin.

Indeks S&P 500 naik 2,08 poin atau 0,07 persen, menjadi berakhir di 2.925,51 poin.

Indeks Komposit Nasdaq ditutup bertambah 25,54 poin atau 0,32 persen, menjadi 8.025,09 poin.

Caterpillar dan Boeing memimpin para pemenang di Dow. Saham kedua perusahaan tersebut masing-masing naik 2,20 persen dan 1,53 persen pada penutupan perdagangan.

Saham-saham bank utama AS juga menguat karena imbal hasil obligasi AS mencapai rekor tertinggi pada Rabu (3/10), didorong oleh data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan.

S&P 500 melayang di sekitar garis datar, karena kerugian di sektor utilitas dan konsumen pokok mengimbangi keuntungan di sektor keuangan.

Saham Apple ditutup sekitar 1,2 persen lebih tinggi, berkontribusi pada kenaikan Nasdaq. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Di sisi ekonomi, pekerjaan sektor swasta AS meningkat sebanyak 230.000 pekerjaan dari Agustus ke September, menurut laporan lembaga riset ketenagakerjaan ADP pada Rabu (3/10).

Angka tersebut jauh di atas ekspektasi pasar sebanyak 185.000 pekerjaan dan angka direvisi Agustus sebesar 168.000 pekerjaan.

Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP menyediakan gambaran bulanan pekerjaan sektor swasta nonpertanian AS berdasarkan data penggajian transaksional yang sebenarnya.

Sementara itu, indeks non-manufaktur AS dari Institute for Supply Management (ISM) naik menjadi 61,6 pada September dari angka Agustus di 58,5, mengalahkan perkiraan pasar. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi di sektor jasa sementara angka di bawah 50 sinyal kontraksi.

Baca juga: Terpengaruh sentimen rupiah, IHSG ditutup turun 7,88 poin

Baca juga: Bursa Perancis ditutup naik, Michelin raih keuntungan terbesar

Baca juga: Terpengaruh sentimen rupiah, IHSG ditutup turun 7,88 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar