Enam kecamatan Jember terdampak gempa Situbondo

Enam kecamatan Jember terdampak gempa Situbondo

Warga menunjukkan bangunan yang rusak akibat gempa di Jawa Timur, Kamis (11/10/2018). Gempa berkekuatan 6,4 SR yang berpusat di timur laut Situbondo tersebut menyebabkan sedikitnya tiga warga meninggal dunia akibat tertimpa bangunan yang roboh. (ANTARA FOTO/BNPB/foc.)

Sebanyak 11 rumah dan satu mushala rusak di Kecamatan Kaliwates, delapan rumah rusak di Kecamatan Sukorambi.
Jember (ANTARA News) - Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak gempa bumi berkekuatan 6,3 pada Skala Richter (SR) yang berpusat di Kabupaten Situbondo hingga menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan.

"Berdasarkan data yang kami terima tercatat sejumlah rumah yang tersebar di enam kecamatan di Jember rusak akibat gempa bumi Situbondo," kata Plt Kabag Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Jember Herwan Agus Darmanto di Jember, Kamis.

Berdasarkan informasi BMKG, gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR yang dimutakhirkan menjadi 6,3 SR terjadi pada Kamis pukul 01.44 WIB dengan koordinat 7,47 LS dan 114,47 BT dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi terjadi tsunami.

Titik pusat gempa bumi tersebut 61 km timur laut Situbondo, Jawa Timur, 83 km Tenggara Sumenep, Jatim, 87 km timur laut Kabupaten Bondowoso, 161 km barat laut Denpasar, Bali, dan 860 km tenggara Jakarta.

Herwan mengatakan gempa bumi Situbondo tersebut dirasakan getarannya oleh warga di seluruh kecamatan di Kabupaten Jember, namun kerusakan bangunan akibat gempa hanya terjadi di beberapa wilayah.

"Sebanyak 11 rumah dan satu mushala rusak di Kecamatan Kaliwates, delapan rumah rusak di Kecamatan Sukorambi, satu rumah rusak di Kecamatan Mumbulsari, dua rumah di Kecamatan Arjasa, satu rumah di Kecamatan Patrang, dan satu rumah di Kecamatan Tempurejo," katanya.

Muspika dan BPBD Jember sudah bergerak mendata rumah warga yang terdampak gempa bumi Situbondo, sehingga kemungkinan data tersebut bisa berubah karena terus diperbaharui.

"Semua bergerak seperti muspika di Kecamatan Arjasa, meskipun kerusakannya tidak parah. Kami tetap melakukan pendataan dan akan melakukan kerja bakti untuk membantu korban yang terdampak gempa pada Jumat (12/10)," ucap Camat Arjasa itu.

Ia menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian gempa bumi tersebut.

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Jember menyebutkan rumah warga yang rusak di Desa Lampeji-Kecamatan Mumbulsari, Desa Pondokrejo-Kecamatan Tempurejo, Desa Sukorambi-Kecamatan Sukorambi, Desa Dukuhmencek-Kecamatan Sukorambi, dan Kelurahan Kebonagung-Kecamatan Kaliwates.*

Baca juga: Bojonegoro berpotensi gempa karena dilewati sesar

Baca juga: Gubernur pimpin rapat terbatas usai gempa di Jatim


 

Pewarta:
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar