counter

Akhir pekan IHSG ditutup menguat oleh aksi beli

Akhir pekan IHSG ditutup menguat oleh aksi beli

Ilustrasi: Seorang pria melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (ANTARA /Akbar Nugroho Gumay)

"Investor asing cenderung masih melakukan jual saham, namun investor domestik masih dapat mengimbanginya"
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup menguat didorong aksi beli investor lokal.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 53,66 poin atau 0,94 persen menjadi 5.756,49. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 9,14 poin atau 1,02 persen menjadi 902,78.

Analis MasterMind Trading, Hendri Setiadi, di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa investor domestik menjadi faktor utama bagi IHSG untuk kembali bergerak ke area positif.

"Investor asing cenderung masih melakukan jual saham, namun investor domestik masih dapat mengimbanginya," ujarnya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp1,20 triliun pada hari ini (Jumat, 12/10).

Menurut Hendri Setiadi, aksi beli investor domestik dipicu optimisme terhadap perekonomian nasional serta kinerja positif emiten untuk kuartal ketiga 2018.

"Pertemuan tahunan IMF-WB juga turut memberikan sentimen positif bagi pasar, ajang itu menunjukan adanya kepercayaan dari anggotanya," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi ajak dunia hentikan masa kelam perekonomian global

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (10/10) sebanyak 338.813 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 7,76 miliar lembar saham senilai Rp7,41 triliun. Sebanyak 247 saham naik, 148 saham menurun, dan 131 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks nikkei menguat 103,80 poin (0,46 persen) ke 22.694,66, indeks Hang Seng menguat 535,12 poin (2,12 persen) ke 25.801,49, dan indeks Strait Times menguat 21,78 poin (0,71 persen) ke posisi 3.069,17.

Baca juga: Pasar Asia menguat, Bursa Tokyo ditutup naik

Baca juga: IMF ingatkan risiko peningkatan utang bagi stabilitas ekonomi

Baca juga: IMF prediksi pertumbuhan ekonomi Asia 5,4 persen 2019

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar