Sepuluh kontraktor mendapat penghargaan HSE

Sepuluh kontraktor mendapat penghargaan HSE

Kontraktor ini mendapatkan penghargaan HSE 2018 (Antara Foto/ Irfan)

Bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mensukseskan program Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020
Jakarta (ANTARA News) - PT Ciputra Residence memberikan penghargaan kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (Health, Safety, Environment/ HSE) kepada sepuluh kontraktor dan sub kontraktor di lingkungan proyek-proyek yang mereka bangun.

"Kami akan menilai sebanyak 42 kontraktor dan sub kontraktor untuk ditetapkan 9 kategorii pemenang dan 1 kategori apresiasi," kata Senior Director PT Ciputra Residence, M.I. Meiko Handoyo, di Jakarta, Jumat.

HSE Award 2018 merupakan upaya perusahaan membudayakan  Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) atau HSE di setiap denyut pembangunan proyek, jelas Meiko. 

PT Ciputra Residence sepanjang 2017-2018 mampu menekan angka kecelakaan kerja secara maksimal menuju zero accident dan zero loss time injury. 

Langkah yang diambil perusahaan, jelas Meiko,  berbanding lurus dengan langkah pemerintah melalui kementerian ketenagakerjaan dalam mendorong berbagai pihak untuk semakin berperan aktif menurunkan tingkat kecelakaan kerja di Indonesia. 

Langkah PT Ciputra Residence dengan menggelar  HSE Awards 2018 merupakan  wujud serta mendorong upaya pemerintah dalam mensukseskan program “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”. 

Data dari BPJS Ketenagakerjaan mencatat jumlah kasus kecelakaan kerja di Indonesia terus menurun. Tahun 2015 terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus, sedangkan tahun 2016 sejumlah 105.182 kasus, sehingga mengalami penurunan sebanyak 4,6 persen. Sedangkan sampai Agustus tahun 2017 terdapat sebanyak 80.392 kasus.

Meiko Handoyo mengatakan, perusahaan sangat mendukung berbagai langkah pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbudaya HSE. Untuk itu, dalam pelaksanaanya PT Ciputra Residence menekankan agar semua pihak harus turun tangan untuk bekerja sama serta mengimplementasikannya, agar budaya HSE di tempat kerja dan lingkungan masyarakat umum di seluruh proyek proyek PT Ciputra Residence benar-benar terwujud.

"Kami di PT Ciputra Residence juga menyadari pentingnya penerapan budaya HSE dalam setiap pembangunan proyek. Melalui acara yang kita laksanakan hari ini merupakan wujud apresiasi yang kami berikan kepada seluruh mitra kontraktor kami yang secara sadar dan berkomitmen mewujudkan budaya HSE dengan baik,” kata M.I. Meiko Handoyo. 

Sedangkan  Associate Director PT Ciputra Residence Lalitya Ciputra Sastrawinata menjelaskan,, perusahaan  telah mengokohkan diri sebagai satu-satunya perusahaan yang komit dan secara berkelanjutan sejak 2015 memberikan apresiasi kepada para mitra kontraktornya yang telah melaksanakan budaya HSE secara konsisten.

“Apabila HSE terlaksana dengan baik maka kasus kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat ditekan, biaya-biaya yang tidak perlu dapat dihindari sehingga dapat tercapai suasana kerja yang aman, nyaman, sehat, dan klimaknya tentu dapat meningkatnya produktivitas kerja,” kata Lalitya Ciputra Sastrawinata.

Menurut Lalitya Ciputra Sastrawinata,  PT Ciputra Residence menerapkan HSE Management secara ketat bukan semata-mata untuk memenuhi persyaratan regulasi dan komitmen dengan pihak ketiga, namun lebih kepada kepedulian perusahaan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik. 

"Instrumen HSE  management merupakan instrumen investasi perusahaan dalam memperlancar proses produksi, bukan sebagai cost yang membebani anggaran proyek. Oleh karena itu, PT Ciputra Residence sejak 2015 setiap kontraktor yang akan menjadi mitra kerja diwajibkan memiliki komitmen yang sama dengan PT. Ciputra Residence untuk menjalankan HSE sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP)," ujar dia.

“Saat ini, semua kontraktor dan sub kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek Ciputra Residence kami wajibkan memahami dan implementasi HSE dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Dengan begitu, kita bersama-sama mampu melindungi pekerja kita dari kecelakaan kerja yang merupakan aset perusahaan,” kata Lalitya Ciputra Sastrawinata.

Baca juga: Kemnaker-AGII kerja sama bidang K3

Pewarta:
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar