Menteri Desa: 90 persen desa di Sigi terdampak bencana

Menteri Desa: 90 persen desa di Sigi terdampak bencana

Aktivitas warga terdampak gempa dan tsunami Palu-Donggala 28 September di kawasan pengungsian di Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10/2018). ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan sekitar 90 persen desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terdampak bencana.

"Jumlah desa di Sigi ada sekitar 174 desa, sekitar 130-an desa di daerah itu terkena bencana, dan kita harus mulai dari nol lagi," kata Eko usai membuka rapat koordinasi nasional desa di Jakarta, Selasa.

Kabupaten Sigi merupakan salah satu model dari Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) bersama dengan Kabupaten Pandeglang, Halmahera Barat, dan Sumba Timur.

Sebagian desa telah berhasil meningkatkan pendapatannya melalui Prukades, yang mencakup pembangunan klaster ekonomi di desa-desa dan pemberian insentif kepada desa untuk mengembangkan produk unggulan.

Eko mengatakan pemerintah masih mendata desa-desa yang terdampak gempa untuk memastikan ketepatan penyaluran dana desa.

"Untuk program rekonstruksi, kami serakan ke kementerian lain. Kami memastikan bahwa dana desa bisa disalurkan tepat ke desa tersebut," tambah dia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pembangunan Kawasan Pedesaan Harlina Sulistyorini menambahkan pemerintah sudah menjalankan upaya tanggap darurat di Lombok dan Sigi.

"Kegiatan tanggap darurat sesuai dengan keperluan mereka sehari-hari," tambah Harlina.

Baca juga: 190.180 warga Sigi masih bertahan di pengungsian
 

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar