Nindy Ayunda: seksi boleh asal tidak seronok

Nindy Ayunda: seksi boleh asal tidak seronok

Penyanyi Nindy Ayunda saat ditemui dalam acara “Soul Reflection” by Roni Bachroni dan Vannie Astecat di Jakarta, Rabu (17/10/2018) (ANTARA News/Anggarini Paramita)

Jakarta (ANTARA News) – Fashionable! Begitulah sebutan untuk penyanyi Nindy Ayunda yang senantiasa tampil modis dalam berbagai kesempatan. Di satu sisi, gaya busananya yang "out of the box" juga mendapat sorotan di dunia maya.

Kegemaran Nindy untuk bereksperimen dengan fesyen itu sudah berlangsung sejak ia duduk di bangku kuliah.

“Dari zaman kuliah aku udah pakai celana overall dipadu kemeja dan ditambah dasi kupu-kupu kecil,” cerita istri dari pengusaha Askara Parasady Harsono saat ditemui usai acara “Soul Reflection” by Roni Bachroni dan Vannie Astecat di Jakarta, Rabu.

Menurut Nindy, kini setiap orang bebas berekspresi di sosial media. Walau demikian, penyanyi berusia 29 tahun ini memiliki konsultan fesyen sendiri.

“Aku klik banget sama fashion stylist Erich Al Amin. Sudah bersahabat 12 tahun. Dia tahu apa kekurangan dan kelebihanku,” ujar pemilik nama Anindia Yandirest Ayunda.

Nindy mengaku dengan adanya Erich dirinya benar-benar totalitas dalam tampil fashionable.

“Kan ada banyak orang yang pakai fashion stylist, tapi enggak mau all out. Kalau aku sih dari dari atas dan bawah itu all out, termasuk urusan rambut. Ini juga merupakan bagian dari proses berdamain dengan diri sendiri,” ungkap ibu dua anak ini.

Berkaitan dengan pakaian tidur yang sempat menghebohkan warganet saat dirinya menghadiri ulang tahun anak Krisdayanti, Ariannha Amora Lemos, Nindy merasa melakukan kesalahan.

“Aku dandan proper kok. Rambut hair do, pakai high heels, dan pakai baju berkerah. Heboh piyama itu bikin aku terganggu karena banyaknya notification masuk ke handphone di pagi hari dan mention di luar konteks,” jelasnya.

Nindy menandaskan,“Kita tidak bisa membahagiakan semua orang. Haters itu seolah-olah, padahal tidak tahu. Buat saya, seksi itu boleh, asal tidak seronok.”

 

Pewarta: Anggarini Paramita
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar