Bangsawan Malaysia genapi bantuan masjid-makam Sunan Kalijaga

Bangsawan Malaysia genapi bantuan masjid-makam Sunan Kalijaga

Warga memikul replika kayu jati saat kirab tradisi Sesaji Rewanda dan Napak Tilas Kanjeng Sunan Kalijaga, di kawasan wisata Goa Kreo, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (23/6/2018). Tradisi yang digelar setiap bulan Syawal setelah Lebaran tersebut untuk mengenang kisah napak tilas Sunan Kalijaga saat mencari kayu jati yang akan digunakan untuk membangun Masjid Agung Demak. (ANTARA/R. Rekotomo)

Rencananya akan digunakan untuk mengganti atap atau sirap Masjid Kadilangu yang membutuhkan biaya sekitar Rp2 miliar sehingga nanti kalau bantuan untuk renovasi Makam Sunan Kalijaga masih ada sisa akan dialihkan untuk memperbaiki masjid
Demak (ANTARA News) - Keluarga bangsawan dari negara Malaysia menggenapi bantuan untuk Masjid Kadilangu serta Makam Sunan Kalijaga yang ada di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Bertempat di Hotel Amantis, Kabupaten Demak, Kamis (18/10) malam, Yang Mulia Megah Seri Raja Muhammad Amin Ibni Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar menyerahkan langsung bantuan uang tunai kepada pengurus Masjid Kadilangu dan Makam Sunan Kalijaga, masing-masing menerima sebesar Rp900 juta.

Beberapa waktu lalu, keluarga bangsawan Malaysia melalui Yayasan Kesultanan Raja Sakti At Thomim Al Akbar Sunan Kalijaga telah menyerahkan bantuan untuk pengurus Masjid Kadilangu dan Makam Sunan Kalijaga masing-masing Rp100 juta.

"Alhamdulillah, saya mewakili ayahanda selesai menyerahkan bantuan dengan total Rp2 miliar untuk Masjid dan Makam Sunan Kalijaga," katanya.

Yang Mulia Megah Seri Raja Muhammad Amin Ibni Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar menyerahkan sepenuhnya pengelolaan uang bantuan tersebut kepada pengurus Masjid dan Makam Sunan Kalijaga, tanpa ada intervensi apapun.

"Untuk pengawasan, kita akan kirim wakil ke Demak untuk memantau penggunaannya kemudian melaporkannya ke ayahanda perkembangannya," ujarnya.

Yang Mulia Megah Seri Raja Muhammad Amin menjelaskan bahwa Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar akan terus berbuat kebaikan di Indonesia, sekaligus mencari jejak kekerabatan keluarganya dengan keturunan Sunan Kalijaga.

Panembahan ahli waris Sunan Kalijaga Raden Rahmad mengaku akan menggunakan bantuan dari keluarga bangsawan Malaysia itu untuk memperbaiki atap Masjid Kadilangi dan merenovasi Makam Sunan Kalijaga.
 
"Rencananya akan digunakan untuk mengganti atap atau sirap Masjid Kadilangu yang membutuhkan biaya sekitar Rp2 miliar sehingga nanti kalau bantuan untuk renovasi Makam Sunan Kalijaga masih ada sisa akan dialihkan untuk memperbaiki masjid," katanya.

Menurut pria yang akrab disapa "Mbah Rahmad" itu, pelaksanaan perbaikan Masjid Kadilangu dan Makam Sunan Kalijaga akan dilakukan dalam waktu dekat serta dikerjakan oleh tenaga-tenaga internal, namun tetap bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya sebagai penanggung jawab saja, yang melaksanakan biar yang muda-muda, tapi yang jelas penggunaan bantuan dilakukan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan," ujar Mbah Rahmad yang turut menyaksikan penyerahan bantuan itu.

Setelah perbaikan Masjid Kadilangu dan Makam Sunan Kalijaga selesai dilaksanakan, Mbah Rahmad rencananya akan mengundang Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar untuk melihatnya secara langsung. 

Baca juga: Telaah: Orasi Sunan Kalijaga
 

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar