Polisi Yunani dihukum karena memaki pengungsi

Polisi Yunani dihukum karena memaki pengungsi

Ilustrasi - Polisi Yunani mendorong mundur pengungsi Suriah, Irak dan Afganistan yang memaksa masuk ke perbatasan Yunani-Makedonia dekat desa Idomeni, Yunani, Minggu (22/11/2015). (REUTERS/Alexandros Avramidis )

Athena (ANTARA News) - Kepolisian Yunani menghukum seorang anggotanya dan memerintahkan penyelidikan setelah video menunjukkan ia memaki seorang wanita tua di penampungan pengungsi, kata polisi pada Sabtu.

Wanita itu berdiri di antrean panjang menunggu makanan dibagikan di penampungan terbesar Yunani di Moria di pulau Lesbos di laut Aegea, ketika petugas itu menghinanya dengan kata-kata kasar, demikian laporan Reuters.

Polisi menyatakan akan melakukan penyelidikan atas kejadian itu dengan tuduhan rasisme dan juga akan memeriksa apakah tiga petugas lain di video tersebut juga harus diskors.

Ketiga petugas itu berdiri di dekatnya tapi tidak bertindak.

Serangan terhadap pengungsi meningkat di Yunani, yang berjuang mengatasi ribuan orang, yang terdampar di penampungan penuh sesak sejak arus pengungsi melonjak pada 2015.

Kampung Moria sejak lama dinyatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan badan hak asasi manusia penuh sesak dan tidak layak untuk manusia.

Lebih dari 7.300 pengungsi berada di bekas markas tentara dalam kumpulan peti kemas dan tenda tipis, dua kali lipat lebih banyak dari daya tampung 3.100 orang-nya, demikian menurut angka terkini dari pemerintah.

Untuk mengurangi kepadatan, pihak berwenang mulai memindahkan ratusan ke sarana di daratan.

Jaringan Pencatat Kekerasan Rasial, lembaga swadaya masyarakat bermarkas di Athena, menyatakan keadaan buruk pengungsi di kepulauan Yunani memicu ocehan benci asing di masyarakat setempat, kadangkala dalam wujud berlebihan.

(Uu.B002)
 

Pewarta: Antara
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Situs arkeologi Romawi ditemukan di Yordania

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar