IHSG menguat tipis akibat investor antisipasi sentimen global dan domestik

IHSG menguat tipis akibat investor antisipasi sentimen global dan domestik

Ilustrasi: Pialang memantau pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Kami menilai BI cenderung tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga untuk menyiapkan amunisi di akhir tahun..."
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat tipis di tengah investor antisipasi sentimen global dan domestik.

IHSG BEI dibuka menguat 1,42 poin atau 0,02 persen menjadi 5.841,86. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,23 poin atau 0,03 persen menjadi 918,59.

"IHSG melanjutkan kenaikan kendati pergerakkan cenderung mendatar, hal itu dikarenakan situasi politik global belum terlalu kondusif," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah di Jakarta, Selasa.

Ia mengemukakan sentimen global yang menjadi perhatian yakni hubungan Roma-Brussels yang menegang akibat anggaran defisit Italia yang melanggar aturan Uni Eropa.

Selain itu, lanjut dia, perundingan Brexit (Inggris keluar dari Uni Eropa) masih menemui jalan buntu, masih menyisakan isu perbatasan Irlandia yang deadlock.

Dari dalam negeri, ia menambahkan, investor juga sedang menanti keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini (23/10). Investor memprediksi Bank Indonesia akan menahan BI 7-Day Repo Rate di 5,75 persen.

Selama ini, lanjut dia, kebijakan BI mengikuti kebijakan The Fed yang juga diperkirakan belum akan menaikkan suku bunga pada November mendatang dan baru akan menaikkan Fed rate pada akhir tahun.

"Kami menilai BI cenderung tidak terburu-buru dalam menaikkan suku bunga untuk menyiapkan amunisi di akhir tahun, mengingat sebenarnya suku bunga tinggi akan berdampak negatif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia di saat daya beli yang belum pulih," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 393,10 poin (1,74 persen) ke 22.221,71, indeks Hang Seng melemah 331,39 poin (1,27 persen) ke 25.821,76, dan indeks Strait Times melemah 24,13 poin (0,78 persen) ke posisi 3.053,93.

Baca juga: Wall Street dibuka bervariasi, saham energi dan keuangan melemah

Baca juga: Dolar menguat di tengah perundingan Brexit yang terus berubah


Baca juga: Harga minyak naik tipis meskipun Arab Saudi janji tingkatkan produksi

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar