Bogor kembangkan wisata olahraga

Bogor kembangkan wisata olahraga

Arsip Foto. Wali Kota Bogor Bima Arya (tengah) menyerahkan air dan tanah dari Kebun Raya Bogor kepada Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Adiati Noerdin (kanan) dalam acara Gowes Pesona Nusantara di halaman GOR Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/9/2017). (ANTARA /Arif Firmansyah)

Bogor, Jawa Barat (ANTARA News) - Pemerintah Kota Bogor mengembangkan kampung tematik untuk wisata olahraga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kota Bogor sangat ideal bagi pengembangan wisata olahraga, baik untuk prestasi, kesejahteraan, dan PAD," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Balai Kota, Sabtu.

Pemerintah kota, menurut dia, sudah menghitung potensi wisata olahraga berdasarkan animo warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) datang ke Kota Bogor untuk berolahraga.

"Animo warga Jabodetabek semakin tinggi, setiap akhir minggu sekarang banyak orang yang tujuan utamanya ke Bogor untuk berolahraga," kata Bima.

Pemerintah kota berencana menyediakan lebih banyak fasilitas olahraga, termasuk membangun jalur lari melintasi perkampungan dan Sungai Ciliwung.

"Kita akan berbenah di Pulau Geulis, di Ciliwung, nanti sensasinya olahraga bukan hanya di pedestrian SSA, dan GOR saja, tetapi menyusuri kampung-kampung," katanya.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan dalam tiga tahun ini pemerintah kota juga akan akan membangun taman dan lintasan lari di setiap kecamatan.

"Jadi bedanya berlari di Bogor dengan Jakarta, Bekasi dan Tangerang adalah menyusuri kampung dan menyusuri sungai," katanya.

Ia menambahkan lokasi pembangunan satu lapangan dan jalur joging di setiap kecamatan sudah ditentukan mulai dari Pulau Geulis sampai Lepak Pilar.

"Kita ingin Bogor menjadi salah satu kota di mana atletik, khusus lari, menjadi primadona," kata Bima.

Baca juga:
Kabupaten Bogor jadi destinasi wisata golf dunia
Bus wisata Bogor beroperasi setiap akhir pekan

 

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Menyulap lahan tidur jadi sarana olahraga ekstrem

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar