Jakarta (ANTARA News) - Iz One, girl band baru K-pop beranggotakan 12 orang, yang juga bisa ditulis IZ*ONE, akhirnya debut lewat EP perdana berjudul "Color*Iz", Senin (29/10).

Iz One beranggotakan sembilan gadis Korea dan tiga gadis Jepang, mereka adalah pemenang dari acara pencarian bakat "Produce 48" yang tayang di saluran kabel Mnet pada Juni hingga Agustus silam.

Tiap anggotanya terpilih berdasarkan voting penonton dari total 96 gadis Korea dan Jepang yang berkompetisi di Produce 48. Iz One adalah grup terbaru jebolan acara kompetisi idola, meneruskan jejak para senior mereka seperti Wanna One dan I.O.I yang debut pada musim-musim sebelumnya.

Para anggota Iz One mengatakan panutan mereka adalah Girls' Generation alias SNSD yang hingga kini masih terus bertahan di dunia K-pop.

"Panutan kami adalah Girls' Generation, grup luar biasa yang bisa melakukan banyak konsep," kata Choi Ye-na dalam media showcase seperti dikutip kantor berita Yonhap.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by IZ*ONE () (@izone.official) on



EP perdana Iz One berjudul "Color*Iz" yang dibaca "colorize", memperkenalkan lagu "La Vie en Rose", judul yang sama dengan lagu terkenal era 1945 dari musisi legendaris Prancis Edith Piaf.

"Judul album ini mencerminkan keinginan kami untuk 'mewarnai' mimpi 12 anggota menuju debut dan menghadirkan keunikan warna-warna kami sebagai Iz One," imbuh Kim Min-joo.

Selain lagu trendi bernuansa feminin dengan konsep warna merah, EP tersebut punya delapan lagu, termasuk tiga lagu yang tidak dirilis selama acara Produce 48, yaitu "We Together", "We are in Love, Right?" dan "As We Dream."

Tiga anggota dari Jepang -semuanya berasal dari grup idola AKB48- merasa sedih karena harus rihat sejenak dari aktivitas bersama grup asal mereka di Jepang, tapi akan fokus untuk dikenal sebagai anggota Iz One.

Iz One adalah proyek grup temporer yang kontraknya akan berakhir dalam 30 bulan, periode yang lebih lama dibandingkan I.O.I yang hanya aktif selama setahun.

Dikenal lewat acara televisi dan berbagai iklan usai Produce 48 berakhir, Iz One sudah punya basis penggemar kuat.

"Keberadaan kami bisa tercipta karena sudah ada I.O.I dan Wanna One. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengikuti jejak mereka," kata Jo Yu-ri.

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2018