counter

Pasca-batal mendarat, penumpang Wings Air Kualanamu-Sabang merasa ditelantarkan

Pasca-batal mendarat, penumpang Wings Air Kualanamu-Sabang merasa ditelantarkan

Ilustrasi: Sejumlah calon penumpang duduk di ruang tunggu Terminal Keberangkatan Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Staf Wing Air hanya menggantikan sesuai dengan harga yang ada di sistem
Sabang (ANTARA News) - Penumpang Wings Air dari Bandara Kualanamu (Sumatera Utara) tujuan Bandara Maimun Saleh, Sabang, Provinsi Aceh mengaku ditelantarkan.

Pernyataan ini disampaikannya terkait pesawat Wings Air jenis ATR 72-500 nomor penerbangan IW1214 yang batal mendarat di Bandara International Maimun Saleh, Sabang, Aceh, Minggu.

"Petugas di Bandara Kualanamu mengakui pembatalan mendarat di Sabang murni bukan kesalahan manajemen," kata penumpang tadi.

Penumpang Wings Air asal Sabang juga menyampaikan, maskapai tersebut mengembalikan uang tiket tidak sesuai dengan harga pembelian.

"Saya membeli tiket lebih Rp700 ribu dan yang dikembalikan hanya Rp500 ribu. Staf Wing Air hanya menggantikan sesuai dengan harga yang ada di sistem," sebut Mawardi.

Manager Wings Air Bandara Udara Maimun Saleh, Sabang, Djoni Zulfan menjelaskan, Pesawat Wings Air jenis ATR 72-500 nomor penerbangan IW1214 batal mendarat karena tidak memperoleh izin penambahan jam operasional.

Baca juga: Alasan di balik Wings Air batal mendarat di Sabang

 

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bandara Internasional Kualanamu sediakan bioskop mini gratis

Komentar