IHSG menguat ditopang berlanjutnya aksi beli

IHSG menguat ditopang berlanjutnya aksi beli

Ilustrasi: Tiga orang wanita melintasi layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. IHSG menguat ditopang aksi beli para investor (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Kondisi ini mengindikasikan mulai adanya volume jual yang dapat mengimbangi aksi beli...
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat seiring masih bertahannya aksi beli oleh para investor.

IHSG BEI  dibuka menguat 21,73 poin atau 0,37 persen menjadi 5.942,32. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,41 poin atau 0.57 persen menjadi 950,12.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Selasa, mengatakan pergerakan IHSG yang cenderung menguat tipis diikuti dengan penurunan volume beli. 

"Kondisi ini mengindikasikan mulai adanya volume jual yang dapat mengimbangi aksi beli maupun menahan penguatan lebih lanjut. Diharapkan kenaikan ini dapat bertahan yang didukung oleh sejumlah sentimen yang dapat lebih positif," ujar Reza.

IHSG hari ini diperkirakan dapat bertahan di atas support 5.875-5.892 dan resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran  5.930-5.945.

Aksi beli yang masih ada melanjutkan eforia di akhir pekan sebelumnya, namun tampaknya eforia tersebut tertahan dan terimbangi dengan pelemahan bursa saham AS yang berimbas pada pergerakan bursa saham Asia pada Senin (6/11) kemarin.

Adanya rilis PDB Indonesia kuartal III 2018 sebesar 5,17 persen yang dinilai di atas ekspektasi 5,14 persen hanya ditanggapi datar.

Bahkan pergerakan nilai tukar rupiah yang justru cenderung melemah turut menambah sentimen negatif pada IHSG. Namun demikian, masih bertahannya aksi beli mampu mempertahankan IHSG di zona hijaunya meski tipis.

Sementara itu, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG masih terlihat akan terus berkonsolidasi sehat di tengah penantian terhadap kenaikan yang masih akan berlanjut dalam beberapa waktu mendatang, dengan harapan dapat kembali menembus angka resisten dan rentang konsolidasi dapat bergeser ke arah yang lebih baik.

"Tentunya hal ini perlu ditunjang oleh kondisi fundamental perekonomian yang stabil, demikian juga dengan rilis data penjualan ritel pada hari ini yang diperkirakan akan terdapat peningkatan dapat menopang kenaikan IHSG  dan harapan capital inflow. Hari ini IHSG berpotensi menanjak," ujar William.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 234,18 poin (1,07 persen) ke 22.133,17 dan indeks Hang Seng melemh 38,15 poin (0,15 persen) ke 25.895,8.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, saham Apple dan Amazon anjlok

Baca juga: Bursa China melemah dengan indeks shanghai turun 0,18 persen

Baca juga: Bursa Hong Kong menguat dengan indeks Hang Seng naik 0,49 persen


 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Komentar