Keluarga jemput empat jenazah korban JT 610

Keluarga jemput empat jenazah korban JT 610

Keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 menangis saat sesi konferensi pers di Jakarta, Senin (5/11/2018), tentang perkembangan proses evakuasi korban dan pesawat Lion Air JT 610. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta (ANTARA News) - Keluarga pada Rabu pagi mengambil jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 atas nama Nurul Dyah Ayu, Ubaidillah, dr.Ibnu Fajar Riyadi, dan Matthew Darryl Bongkal di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Raden Said Sukanto (RS Polri), Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Ada empat jenazah yang diambil pagi ini," ujar Kepala Bagian Penerangan Satuan Divisi Humas Polri Kombes Pol Yusri Yunus.

Ia menjelaskan bahwa jenazah atas nama Nurul Dyah Ayu diberangkatkan ke Kebon Jeruk, Jakarta Barat; jenazah Ubaidillah dibawa menuju Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat; jenazah dr. Ibnu Fajar Riyadi diberangkatkan ke Sukmajaya, Depok, Jawa Barat; dan jenazah Matthew diberangkatkan ke Rumah Duka Atmajaya, Pluit, Jakarta Utara.

Keempat jenazah itu merupakan bagian dari 17 jenazah korban kecelakaan yang identitasnya diketahui pada Selasa (6/11) malam.

Hingga saat ini dari total 185 kantong jenazah dan 23 kantong properti yang ditemukan tim pencari dari lokasi sekitar jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Dari seluruh jenazah yang sudah masuk RS Polri, baru 44 yang berhasil diidentifikasi.

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkapinang yang membawa 189 penumpang dan kru jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober. Petugas pencarian dan pertolongan sampai sekarang masih mencari dan mengevakuasi jasad penumpang dan puing pesawat nahas tersebut.

Baca juga:
Sampai saat ini sudah 44 jenazah korban Lion AIr JT 610 diidentifikasi
DVI: identifikasi tetap berlanjut jika evakuasi dihentikan

 

Pewarta: Tessa Qurrata Aini
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar