RPX, Kitabisa.com dan ACT salurkan bantuan ke Palu

RPX, Kitabisa.com dan ACT salurkan bantuan ke Palu

Simbol penyerahan bantuan untuk gempa dan tsunami di Palu, dari tim RPX dan Kitabisa.com kepada ACT, di Jakarta, Rabu. (ANTARA News/Natisha Andarningtyas)

Jakarta (ANTARA News) - Penyedia jasa logistik RPX menggandeng platform donasi Kitabisa.com dan Aksi Cepat Tanggap untuk menyerahkan donasi yang dikumpulkan selama sebulan untuk membantu para penyintas bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Kami mengajak Kitabisa.com karena ingin menjangkau masyarakat yang lebih luas, platform donasi yang tidak asing lagi. Penyerahan donasi lewat ACT karena mereka sudah ada di Palu sejak kejadian," kata Komunikasi Korporat RPX, Hallira Husin, saat jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Bantuan tersebut dikumpulkan melalui Sumbang.in, platform baru dari Kitabisa.com untuk donasi barang, sudah dikirimkan ke Palu pada 3 November lalu, berbobot sekitar 1,5 ton terdiri atas antara bahan makanan, pakaian dan keperluan bayi.

Product Owner Sumbang.in, Firdhaussi, menyatakan donasi yang mereka kumpulkan untuk warga di Palu merupakan kebutuhan prioritas, mereka menerapkan sejumlah kebijakan agar bantuan dapat bermanfaat bagi para korban. Salah satu kebijakan mereka untuk pakaian, Sumbang.in meminta kesediaan para donatur untuk menyumbangkan pakaian baru dengan alasan kesehatan.

Program Pemasaran ACT Eka Citra Saputra menyatakan saat ini masyarakat di daerah yang terkena gempa dan tsunami memerlukan kebutuhan mendasar dalam keseharian mereka di pengungsian.

ACT sudah mendirikan 150 posko yang tersebar di Palu, Donggala dan Sigi untuk membantu warga dalam hal makanan, air bersih dan layanan kesehatan.

"Kami bangun posko untuk pusat distribusi bantuan," kata Eka.

Program bantuan dari RPX, Kitabisa.com dan ACT sudah berakhir, namun, menurut RPX masih ada kemungkinan dibuka kembali karena masyarakan di Palu masih membutuhkan bantuan.

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar