Metropolitan

Puluhan rumah tinggal di Kedoya Utara hangus terbakar

Puluhan rumah tinggal di Kedoya Utara hangus terbakar

Kebakaran yang terjadi di pemukiman padat berlokasi di RT 16/RW 05, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menghanguskan puluhan rumah tinggal pada Jumat (9/11/2018). (Istimewa)

Jakarta (Antara) - Kebakaran yang terjadi di pemukiman padat berlokasi di RT 16/RW 05, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat menghanguskan puluhan rumah tinggal pada Jumat.

Seorang korban di lokasi terjadinya kebakaran di Jalan Pesing  Garden  Blok.A1 RT.002/08 Kel. Kedoya Utara Kec. Kebon Jeruk, Sunarti mengatakan kebakaran tersebut terjadi di salah satu rumah sekitar pukul 10.00 WIB, kemudian merambat hingga ke rumah warga lainnya.

"Ada kali sekitar 20-an rumah yang terbakar," kata dia.

Sunarti menyebutkan rumah yang terbakar dalam kondisi kosong. Saat terjadi kebakaran, ada seorang saksi yang sempat melihat, kemudian berteriak meminta bantuan warga.

Sunarti yang rumahnya juga terbakar mengaku tidak sempat menyelematkan barang berharga di rumahnya saat sedang menjemur pakaian di sekitar rel kereta.

"Saya juga lagi jemur tadi di pinggir rel, Ya Allah kebakaran sudah habis semuanya," ujar dia.

Kepala Seksi Operasi Kebakaran Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Rompis Romlih mengatakan kebakaran diduga menghanguskan rumah tinggal semi permanen warga seluas 600 meter persegi.

"Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik," ujar Rompis.

Situasi pemadaman kebakaran di lokasi kejadian dalam proses pendinginan, terlihat dari asap putih yang membumbung setelah api padam.

Rompis menyebutkan pihaknya menerjunkan 85 personel pemadam kebakaran dengan membawa 18 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Kerugian sementara dari kebakaran tersebut masih belum dapat diprediksi dan dalam proses pendataan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

Kebakaran tersebut sempat mengganggu perjalanan Kereta Rel Listrik Duri-Tangerang di Stasiun Taman Kota-Pesing.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar