DVI identifikasi enam penumpang Lion Air JT 610

DVI identifikasi enam penumpang Lion Air JT 610

Kepala Rumah Sakit Polri Sukanto Jakarta Timur Brigadir Jenderal Polisi Musyafak (ketiga dari kiri) memberikan keterangan pers terkait enam penumpang Lion Air JT 610 teridentifikasi, Jumat (9/11/2018). (Taufik Ridwan/Antara)

Jakarta (ANTARA News) - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Sukanto Kramat Jati Jakarta Timur kembali mengidentifikasi enam penumpang pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang Jawa Barat.

"Dari hasil sidang rekonsialiasi pada Jumat pukul 16.00 WIB, kita bisa identifikasi enam penumpang," kata Kepala Rumah Sakit RS Polri Sukanto Jakarta Timur Brigadir Jenderal Polisi Musyafak di Jakarta Jumat.

Berdasarkan hasil sidang rekonsialisi keenam penumpang itu yakni Muas Efendi Muas (laki-laki, 57 tahun) eridentifikasi melalui DNA, Murdiman (laki-laki, 46 tahun) teridentifikasi melalui DNA, dan Ambo Malibone (laki-laki, 36 tahun) teridentifikasi melalui DNA.

Kemudian, jenazah Darwin Haryanto (laki-laki), 51 tahun) teridentifikasi melalui DNA, Fendi Christanto (laki-laki, 46 tahun) teridentifikasi melalui DNA, serta Kyara Aurine Daniendra (bayi Perempuan, satu tahun tiga bulan) teridentifikasi melalui tes DNA dan sidik jari.
 
Musyafak menuturkan jumlah total penumpang Lion Air JT 610 yang teridentifikasi mencapai 77 orang.

Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar