Rajawali Serahkan Bantuan bagi Korban Gempa Sulteng

Rajawali Serahkan Bantuan bagi Korban Gempa Sulteng

Executive Director  Rajawali Foundation Agung Binantoro  dan Perwakilan dari Rajawali TV, Yonatan Palulungan  (kanan ) dan Managing Director Legal  Rajawali Corpora Rizki Indra Kusuma (kiri) berfoto bersama  Wakil Ketua Umum PMI Prof Dr Ir Ginandjar Kartasasmita (tengah) dan Ketua Bidang Hubungan Internasional Prof Dr Hamid Awaluddin (kiri) dalam acara penyerahan bantuan Rajawali Peduli dan Rajawali Care kapada Palang Merah Indonesia (PMI) (7/11) (Pubdok Rajawali)

Selain bantuan dana juga diserahkan bantuan berupa barang
Jakarta (ANTARA News) - Rajawali Foundation menyerahkan bantuan senilai Rp1,4 miliar lebih bagi warga di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menjadi korban bencana gempa dan tsunami yang terjadi tanggal 28 September 2018 lalu yang disalurkan melalui PMI. 

"Bantuan merupakan hasil penggalangan dana melalui Rajawali TV Peduli yang diselenggarakan tanggal 30 September sampai 5 November 2018 sebesar Rp400 juta lebih ditambah Rajawali Corporate Care Rp1 miliar lebih," kata Direktur Eksekutif Rajawali Foundation, Agung Binantoro di Jakarta, Jumat.

Bantuan tersebut kami serahkan  kepada PMI  pada hari Rabu (7/11) yang diterima oleh Ketua Umum PMI, Ginandjar Kartasasmita bersama Ketua Bidang Hubungan Internasional Hamid Awaluddin, jelas Agung kepada media. 

“Kami berharap bantuan ini dapat secepatnya bermanfaat untuk meringankan beban saudara-saudara kita di sana,” ujar Agung. 
 
Managing Director Corporate Affairs and Business Development Rajawali Corpora, Satrio Tjai, menjelaskan, selain sumbangan dana yang dikumpulkan oleh RC Care sebesar Rp 400 juta, juga terdapat  sumbangan barang dengan nilai setara  Rp 600 juta lebih, terdiri atas obat-obatan, vitamin, biskuit, mie instan dan makanan ringan.
 
“Kami juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat, khususnya para pemirsa, yang memberikan donasinya melalui Rajawali TV Peduli,”  kata Satrio. 
 
Satrio juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Rajawali Corpora dan unit-unit bisnisnya yang turut memberikan kontribusinya dalam pengumpulan dana bantuan bencana, di antaranya: Eagle High Plantation, Archi Group, Fortune Indonesia (FORU), Triaryani, Rajawali Property Group, Express Group, IndoMines, International Prima Coal, Bukit Asam Transpacific Railways dan Velo Networks. 
 
“Bantuan tersebut juga berasal dari para karyawan di lingkungan keluarga besar Rajawali Group yang secara sukarela menyumbang, baik secara material maupun tenaga,” jelas Satrio. 
 
Sebelumnya, sejak Agustus hingga Oktober 2018, melalui program Rajawali Peduli, Rajawali Foundation juga telah menyalurkan bantuan untuk korban bencana gempa di Nusa Tenggara Barat. Selain, dalam bentuan bantuan dana dan barang-barang kebutuhan, Rajawali Foundation juga menggagas serta menjalankan program bantuan dalam bentuk pemulihan trauma melalui kegiatan “Kita Bercerita”. 

Rajawali Foundation (RF) merupakan organisasi filantropi yang didirikan pada tahun 2009 oleh Peter Sondakh, Chairman dan CEO RajawaliCorpora, sebuah perusahaan investasi  di Indonesia. 

Baca juga: Fintopia gelontorkan sumbangan Rp.200 juta untuk korban gempa di Palu

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar