Wiranto lantik Achmad Taufieqoerrochman sebagai Kepala Bakamla

Wiranto lantik Achmad Taufieqoerrochman sebagai Kepala Bakamla

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto melantik Laksamana Madya TNI Ahmad Taufieqoerrochman sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) menggantikan Laksdya TNI (Purn) Arie Sadewo yang telah pensiun, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat. (Humas Kemenko Polhukam)

Semoga jabatan baru ini akan melengkapi pengabdian saudara kepada negara dan bangsa tercinta. Kita semua menaruh harapan tinggi kepada saudara, agar mampu meningkatkan prestasi organisasi."
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto melantik Laksamana Madya TNI Ahmad Taufieqoerrochman sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) menggantikan Laksdya TNI (Purn) Arie Sadewo yang telah pensiun. 

Pelantikan itu berlangsung di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat. Laksamana Madya TNI Ahmad Taufieqoerrochman sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal). 

Wiranto mengatakan, bahwa penegakan hukum dan keselamatan dilaksanakan oleh satuan-satuan patroli dari berbagai instansi/kementerian.

Oleh karena itu diperlukan satu sistem yang terintegrasi karena masing-masing instansi/kementerian tersebut memiliki strategi, kebijakan, peralatan, dan SDM yang berbeda-beda.

"Dengan menyatukan atau mengintegrasikan kewenangan tersebut pada satu Badan tentu akan lebih mudah untuk melakukan koordinasi dan kontrol," kata Menko Polhukam saat pelantikan. 

Hal tersebut, kata Wiranto, menjadi tantangan bagi Bakamla untuk mengoptimalkan sistem "Single Agency Multi Tasks" sejalan dengan wewenang Bakamla untuk mengintegrasikan sistem informasi keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

Dirinya berharap Bakamla dapat menyusun suatu "blue print" kebijakan pengamanan laut Indonesia dengan memperhatikan dan memetakan kondisi lingkungan strategis, baik itu regional maupun global, sehingga dapat berdampak pada adanya kebijakan keamanan dan keselamatan laut Indonesia yang efektif dan tepat sasaran.

"Sehubungan dengan hal tersebut maka Bakamla harus dapat menyesuaikan diri dengan kondisi aktual penugasan dalam rangka penindakan, penyelidikan, dan penyidikan awal atas pelanggaran hukum di laut," ujar mantan Panglima TNI ini. 

Wiranto pun berpesan kepada Kepala Bakamla yang baru saja dilantik untuk segera menyesuaikan diri, mengenali tugas dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya. 

"Semoga jabatan baru ini akan melengkapi pengabdian saudara kepada negara dan bangsa tercinta. Kita semua menaruh harapan tinggi kepada saudara, agar mampu meningkatkan prestasi organisasi," ucapnya.

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar