Kelebihan dan kekurangan mengonsumsi jus seledri

Kelebihan dan kekurangan mengonsumsi jus seledri

Jus sayuran, termasuk seledri. (https://pixabay.com)

Jakarta (ANTARA News) - Selain rendah kalori, seledri juga mengandung air yang membantu melembapkan tubuh. Sayangnya, sayuran ini jika dikonsumsi dalam bentuk jus kandungan seratnya kemungkinan hilang. 

"Saya selalu merekomendasikan klien mengonsumsi sayuran utuh ketimbang membuatnya menjadi jus karena seratnya penting untuk menurunkan berat badan, meregulasi gula darah, dan mengenyangkan," kata ahli diet, Amy Shapiro dari Real Nutrition dikutip Medical Daily, Jumat (9/11). 

Di sisi lain, terdapat sejumlah manfaat jika seledri dijadikan jus antara lain vitamin K, vitamin A, serat, folat, dan potasium yang lebih tinggi.

Namun Anda membutuhkan sekitar delapan batang ukuran sedang untuk membuat lebih dari satu cangkir jus.

Shapiro mencatat jus kaya nitrat dan memiliki sifat anti-inflamasi, bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah rendah dan kekebalan yang lebih baik.

Alasan lain untuk mengonsumsi jus adalah memastikan Anda tidak mengalami reaksi alergi atau efek samping karena kondisi kesehatan yang Anda miliki atau obat yang mungkin Anda minum.

Saat ini, belum ada penelitian pada manusia mengenai jus seledri. 

"Kami tidak memiliki gambaran kuat soal manfaatnya, tak seperti minyak zaitun dan lainnya. Hal ini berarti kami tak tahu jumlah optimal yang harus dikonsumsi, potensi risiko untuk orang-orang tertentu dan reaksi yang mungkin terjadi dengan obat dan suplemen,"  kata Cynthia Sass, ahli gizi yang berbasis di New York City.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar