Dubes Ngurah dorong pengembangan kerja sama Startups Indonesia-Singapura

Dubes Ngurah dorong pengembangan kerja sama Startups Indonesia-Singapura

Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya saat berbicara dalam Indonesia Startup Insight 2018 di PSB Academy, Marina Square Singapura. (Dokumentasi KBRI Singapura)

Singapura, (ANTARA News) - Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya, mendorong pengembangan kerja sama usaha rintisan atau startups Indonesia dengan mitranya di Singapura. 

"KBRI Singapura terus mendukung kegiatan yg dimaksudkan untuk mendorong pengembangan dan kerja sama startups Indonesia dengan mitranya di Singapura," ujar Dubes Ngurah Swajaya dalam keterangan di Singapura, Minggu.

Salah satu upaya pengembangan kerja sama startups Indonesia yaitu melalui penyelenggaraan Indonesia Startup Insight 2018 di PSB Academy, Marina Square Singapura.

Dubes RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya bersama Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Harry Sungkari hadir dalam Indonesia Startup Insight 2018 di PSB Academy, Marina Square Singapura.

Kegiatan tersebut sesuai dengan misi Presiden RI Joko Widodo untuk menciptakan 1,000 technepreneurs dan lebih banyak lagi starts up tech unicorn Indonesia.

"Dalam kerangka kerja sama bilateral, tahun lalu kita menyelenggarakan Hackathon di Polytechnic Batam dan di ikuti oleh sekitar 500 peserta, dan bulan Maret 2018 kita meresmikan Nongsa Digital Park di Batam sebagai jembatan digital Singapura - Indonesia," ujar dia.

 Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kinerja Bisa Pte Ltd, dan PSB Academy tersebut dihadiri oleh lebih dari 400 pelaku usaha dihital, investor asal Singapura. 

10 startups  berpartisipasi untuk melakukan 'pitching' ide dan gagagasanya di depan para investor, masing-masing tim diberikan kesempatan presentasi 7 menit.

Sementara itu Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Sungkari menilai dan memberikan masukan bagi para startups dan pelaku pitching serta hal-hal yang perlu diperhatikan bagi startup untuk beroperasi di Indonesia dan Singapura.

Founder dari Kinjerja Bisa, Stephanus Widjaja menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan KBRI Singapura untuk pelaku usaha startups, khususnya saat mereka melakukan pitching ke para investor.

"Hal-hal seperti ini adalah kongkrit dan merupakan manifestasi nyata bahwa negara hadir untuk startups," lanjutnya. 

Indonesia startup insight sudah dilakukan secara rutin setiap tahunnya dan mendapatkan respons yang sangat positif dari investor dan pelaku usaha Singapura, dan tahun ini Bank UoB bahkan menyediakan mentorship dan inkubator bagi startups yang dinilai memiliki potensi.

Selain Indonesia Startup Insight KBRI Singapura juga telah melakukan Hackathon, dan mendukung proses pembangunan dan peresmian Nongsa Digital Park (NDP) pada bulan Maret lalu.

Dubes Ngurah berharap dengan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku startups dan investor dapat menciptakan ekosistem dan inkubasi yang baik baik bagi perkembangan startups di Indonesia sehingga visi Presiden RI untuk ciptakan 1000 technopreneurs dan lebih banyak tech unicorn Indonesia dapat diwujudkan.

Baca juga: Presiden: Pemerintah terus dorong Indonesia subur "startup"
Baca juga: Menkominfo: startup harus diberi kemudahan

Pewarta: Azis Kurmala
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar