Liga 1

Arema bakal tampil ngotot hindari zona degradasi

Arema bakal tampil ngotot hindari zona degradasi

Arsip. Pesepakbola Arema FC, Dendy Santosa (kanan) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pesepakbola PSMS Medan, Fredyan Wahyu (kiri) dalam pertandingan Liga I GOJEK di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (28/10/2018). Arema FC mengalahkan PSMS Medan dengan skor 5-0. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/ama.

Malang (ANTARA News) - Tim Arema FC bakal tampil ngotot saat menjamu Perseru Serui dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 yang dimainkan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Minggu, demi menghindari zona degradasi.

Arema FC saat ini berada di peringkat ke-13 dengan 38 poin dari 29 laga yang sudah dimainkan. Arema hanya terpaut lima poin dari PSMS Medan dan PS Tira yang berada di zona degradasi dan unggul enam poin dari Perseru Serui yang berada di dasar klasemen.

"Pertandingan ini pasti tidak mudah, namun kami harus menang. Kami harus berjuang keras untuk memenangkan laga lawan Perseru ini demi terhindar dai zona degradasi. Sementara Perserui juga akan berjuang luar biasa untuk meraih kemenangan," kata Pelatih Arema FC Milan Petrovic di Malang, Jawa Timur, Minggu.

Milan mengingatkan anak asuhnya jika Perseru memiliki kekuatan dan kecepatan khas tim-tim asal Papua yang sulit untuk ditaklukkan, meski bermain di kandang lawan.

Arema FC dan Perseru Serui dipastikan bakal sama-sama bermain ngotot. Arema saat ini sedang berupaya keras menghindari masuk zona degradasi saat musim hanya menyisakan lima laga lagi. Sementara Perseru juga bertekad mencuri poin demi keluar dari zona merah.

Kondisi tersebut membuat kedua tim tak ingin berada di papan bawah. Arema tak ingin dengan hanya menyisakan sedikit pertandingan mereka harus mengambil risiko berada di papan bawah. Sementara itu, selisih satu poin dari Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan PS Tira, membuat Perseru pun termotivasi untuk bisa mendapatkan poin di Malang.

Hanya saja, dalam persaingan antara kedua tim, Arema selalu berhasil menang dalam dua laga terakhir, baik pertandingan putaran pertama Liga 1 maupun dalam sebuah laga uji coba. Harapan untuk kembali meraih kemenangan masih terbuka lebar bagi tim Singo Edan.

Namun demikian, Milan tak ingin membiarkan anak asuhnya terlena dengan hasil head to head antara keduanya. Milan menginstruksikan anak asuhnya untuk mencetak gol lebih cepat di laga ini, meski saat ini situasi tidak mudah bagi Arema.

Sebab, selain tanpa dukungan Aremania, tim berjulukan Singo Edan itu belum memiliki sosok yang tepat untuk berada di lini depan menggantikan peran Dedik Setiawan yang tengah dipanggil memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2018.

"Persoalan lini depan saya berharap pemain lain bisa menjadi solusi. Satu yang pasti harus ada gol cepat. Ketika penyerang mendapatkan pengawalan ketat, lini tengah harus muncul untuk memecah kebuntuan," ujarnya.

Sementara itu, Perseru Serui pun tak ingin kehilangan poin di kandang Singo Edan. Perserui datang ke Malang juga bertekad untuk mencuri poin. Berada di dasar klasemen sementara membuat Perseru ingin memanfaatkan ketidakhadiran sejumlah pemain pilar Arema untuk meraih poin yang bisa membawa mereka keluar dari zona merah.

"Poin di kandang Arema sangat penting bagi kami. Kami tahu Arema kehilangan beberapa pemain karena cedera dan ada yang memperkuat timnas Indonesia. Namun, kami tetap waspada karena pemain pengganti justru lebih bersemangat karena mendapatkan kesempatan menjadi pemain inti," ujar pelatih Perseru, Wanderley Junior.

Saat ini Perseru berada di posisi 17 dengan 32 poin dari 29 laga. (E009).

(E009/T013)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar