Garuda Indonesia Group kelola operasional Sriwijaya Air

Garuda Indonesia Group kelola operasional Sriwijaya Air

Penerbangan Tambahan Lebaran Pesawat udara lepas landas di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (13/6/2017). Pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai menerima 369 penerbangan tambahan dengan total kapasitas 66.366 tempat duduk yang diajukan Citilink, Garuda Indonesia, NAM Air, Sriwijaya, Wings, dan Lion Air untuk melayani penumpang selama masa angkutan Lebaran 2017. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Kerjasama operasi ini ditujukan untuk membantu Sriwijaya Air group memperbaiki kinerja operasi dan kinerja keuangan termasuk membantu Sriwijaya Air dalam memenuhi komitmen – komitmen atau kewajiban mereka terhadap pihak ketiga yang diantaranya ada pa
Jakarta (ANTARA News) - Garuda Indonesia Group, melalui anak perusahaannya PT Citilink Indonesia mengambilalih pengelolaan operasional Sriwijaya Air dan NAM Air. 

“Kerjasama operasi ini ditujukan untuk membantu Sriwijaya Air group memperbaiki kinerja operasi dan kinerja keuangan termasuk membantu Sriwijaya Air dalam memenuhi komitmen–komitmen atau kewajiban mereka terhadap pihak ketiga yang diantaranya ada pada lingkungan Garuda Indonesia Group,” kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Ari Askhara dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu. 

Langkah strategis ini direalisasikan dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) yang dilakukan oleh PT Citilink Indonesia (Citilink) dengan PT Sriwijaya Air dan PT NAM Air. 

KSO tersebut telah ditandatangani pada 9 November 2018. Nantinya keseluruhan operasional Sriwijaya Group termasuk finansial akan berada di bawah pengelolaan dari KSO tersebut.

Ari menambahkan bagi Garuda Indonesia Group, kerja sama joint operation ini, dapat memberikan dampak yang positif diantaranya Citilink Indonesia dapat mensinergikan dan memperluas segmen pasar, jaringan, kapasitas dan kapabilitasnya, serta mempercepat restrukturisasi penyelesaian kewajiban Sriwijaya Group pada salah satu anak Perusahaan Garuda Indonesia.

Ari menambahkan langkah ini merupakan langkah strategis sehingga secara langsung membantu sinergi Garuda Indonesia Group dan Sriwijaya Group dalam mengelola pangsa pasar penumpang angkutan udara hingga 51 persen. 

Sementara itu, Direktur Utama Sriwijaya Air Group Chandra Lie berharap dengan KSO tersebut dapat membantu pemulihan Sriwijaya Air Group. 

“Kami berharap dengan KSO yang akan dikelola oleh Citilink ini dapat membantu pemulihan Sriwijaya Air Group di tengah persaingan industri penerbangan yang semakin kompetitif. Kami yakin Garuda Indonesia Group mempunyai kapabilitas yang sangat baik dalam mengelola bisnis Airline “ujarnya. 

KSO yang dikelola sepenuhnya oleh Citilink ini akan segera melaksanakan tugasnya setelah proses internal di masing masing perusahaan diselesaikan.

Kerja sama ini juga dapat ditingkatkan lagi ke level kepemilikan saham Sriwijaya Group yang akan diatur kemudian.

Baca juga: Garuda-Citilink akan sediakan layanan internet gratis dalam penerbangan

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tanggapi kasus Garuda Indonesia, Presiden Jokowi : Jangan main-main!

Komentar