counter

Pusat Unggulan Iptek diharapkan jawab kebutuhan Indonesia

Pusat Unggulan Iptek diharapkan jawab kebutuhan Indonesia

Dokumentasi - Menristekdikti Mohamad Nasir (kiri) didampingi Rektor Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Muh Syarif (kanan) melakukan panen garam secara simbolik saat Pembukaan Tambak Garam Laboratorium Lapang Pusat Unggulan (LPU) Iptek Garam UTM di Desa Padelegan, Pamekasan. Jawa Timur, Senin (11/6/2018). (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Yogyakarta (Antara) - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) Kemal Prihatman mengatakan Pusat Unggulan Iptek (PUI) tidak hanya menjawab kebutuhan lokal daerah tapi juga masyarakat Indonesia secara menyeluruh. 

"Kita kerja sama lintas daerah karena fungsi PUI bukan hanya untuk lokal, tetapi untuk bisa menjawab seluruh kebutuhan Indonesia," kata Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Pendidikan Tinggi  Kemal Prihatman dalam Forum Sinergitas Penguatan Kelembagaan Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Yogyakarta, Kamis. 

Dalam memberikan pemaparan terkait peran lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) untuk mendukung potensi lokal daerah, Kemal akan terus mendorong sinergitas penguatan pusat-pusat unggulan Iptek. 

Dia mengatakan sinergi ke depan harus diimplementasikan dalam berbagai kerja sama yakni bekerja sama dalam melakukan penelitian, penguatan proses, kerja sama antar lembaga penelitian dan pengembangan serta pelibatan teman-teman para pemangku kepentingan, pihak pendukung dan industri untuk hilirisasi produk. 

Dia mencontohkan dengan sinergitas itu, antarlembaga penelitian dan pengembangan dapat mensinergikan antara input dan proses, yang sifatnya memperkuat produk.

Lembaga litbang memiliki berbagai hasil inovasi dan teknologi yang dapat dipadupadankan untuk mendukung suatu implementasi hasil penelitian hingga masuk industri. 

Dengan demikian, lembaga litbang satu sama lain bisa saling bekerja sama dengan mengkombinasikan masing-masing kekuatan yang dimiliki. 

Dia mengatakan PUI siap melayani pengembangan potensi lokal seperti "menjemput bola" mendatangi daerah, mendiseminasi hasil penelitian dan memberikan pelatihan atau mengedukasi. 

"Kita bisa langsung ke yang terkait, ada acara tertentu untuk berbagi hasil penelitian. Kita datangkan semua, saling melengkapi tidak hanya mekanisme, kita hubungi mereka langsung," tuturnya. 

Sinergitas itu juga mendorong pertukaran informasi dan hasil penelitian serta diskusi antar lembaga litbang.*


Baca juga: PUI Balitbang bersinergi kembangkan anggrek Nusantara

Baca juga: Kemenristekdikti pamerkan 26 inovasi PUI di Jepang


 

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar