ITDC alokasikan Rp700 miliar untuk lintasan MotoGP di Mandalika

ITDC alokasikan Rp700 miliar untuk lintasan MotoGP di Mandalika

Arsip. Aksi pebalap MotoGP Spanyol Marc Marquez di sirkuit Aragon ,Spanyol, Minggu (23/9/20-18). (ANTARA FOTO/REUTERS/Heino Kalis/pras)

Untuk kebutuhan jalan ini kita anggarkan Rp700-Rp800 miliar. Tapi tidak seluruhnya untuk jalan, ada kita fungsikan untuk kegiatan lain dalam kawasan
Mandalika (ANTARA News) - PT Pengembang Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation mengalokasikan anggaran Rp700 miliar pada 2019 untuk pembangunan jalan raya sepanjang 20 kilometer yang digunakan sebagai lintasan balap MotoGP.

"Untuk kebutuhan jalan ini kita anggarkan Rp700-Rp800 miliar. Tapi tidak seluruhnya untuk jalan, ada kita fungsikan untuk kegiatan lain dalam kawasan," kata Direktur Kontruksi dan Operasional PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) Ngurah Wirawan di Mandalika, Minggu.

Ia mengatakan, jalan raya sepanjang 20 kilometer itu nantinya memiliki lebar 30-40 meter, namun untuk lintasan MotoGP jalan yang harus dibangun mencapai 15-90 meter.

"Detailnya saya tidak terlalu paham, karena yang lebih memahami itu Vinci bersama Dorna selaku investor. Tapi, karena lintasan MotoGP ada standar-standar sendiri sehingga harus lebih dibangun lebar," terangnya.

Menurut Ngurah Wirawan, ITDC sendiri sudah menandatangani perjanjian Master LUDA dengan Vinci Construction and Grand Projets (VCGP) selaku investor. Bahkan, saat kunjungan CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta ke Mandalika, bos MotoGP itu sangat tertarik jika gelaran MotoGP segera digelar di Mandalika, karena belum pernah ada lintasan balap melewati bukit dan kawasan wisata dengan jalan raya.

"Tugas kita (ITDC, red) membangun jalan, sedangkan untuk lintasan MotoGP dan seluruh properti seperti tribun penonton dan fasilitas lainnya akan dibangun oleh Vinci bersama Dorna," jelas Ngurah Wirawan disela-sela perayaan HUT 45 ITDC.

Ngurah Wirawan, menambahkan total lintasan sirkuit MotoGP di KEK Mandalika ini mencapai 4,2 kilometer yang dibangun di atas lahan seluas 160 hektare, dengan 130 hektare di antaranya diperuntukkan untuk pembangunan sirkuit dan 20 hektare untuk hotel, rumah sakit, dan fasilitas pendukung lainnya.

"Bayangkan sekali balap, tim saja sudah 5.000 orang, belum penonton," ungkapnya.

Meski demikian, Ngurah menegaskan ada tidak ada MotoGP di Mandalika, ITDC akan tetap membangun jalan untuk kawasan. Sebab, jalan yang dibangun di Mandalika bukan untuk sirkuit tertutup. Namun, multifungsi.

"Kita sediakan areal kepada Vinci. Untuk jadi areal komersial. Jalan yang ada ditata sehingga menjadi trek balap," tandas Ngurah Wirawan. 


(KR-NIA/B015)

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Menawarkan Lombok sebagai ladang investasi yang aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar