counter

Menko Maritim sebut aspek lingkungan syarat utama berinvestasi

Menko Maritim sebut aspek lingkungan syarat utama berinvestasi

Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan pada Indonesia Economic Forum (IEF) di Jakarta, Rabu malam (21/11), prioritas pemerintah pada 2019-2024 salah aTunya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

Ada empat syarat yang harus dipenuhi, pertama ...
Jakarta (ANTARA News)  - Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan aspek lingkungan menjadi syarat utama yang harus dipenuhi oleh para pemodal sebelum berinvestasi di Indonesia.

“Ada empat syarat yang harus dipenuhi, pertama, para investor harus memastikan bisnisnya mendukung upaya keberlanjutan (sustainability) dan ramah lingkungan,” kata Luhut dalam pidatonya pada Forum Ekonomi Indonesia (IEF) di Jakarta, Rabu malam.

Ia menjelaskan, para pemodal mesti patuh pada regulasi yang dibuat untuk melestarikan ekosistem lokal, regional Asia Tenggara dan global.

Syarat pertama itu terhubung dengan poin kedua, para investor, Luhut menyebut harus memakai tenaga kerja lokal dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia.

Namun, pemerintah memberi kelonggaran bagi pemodal untuk mendatangkan tenaga kerja asing terlatih hanya pada tahap awal usaha.

Syarat kedua penting dipenuhi oleh investor, karena menurut Luhut, modal yang datang ke Indonesia harus membuka lapangan kerja.

Ketentuan itu pun juga terkait dengan syarat ketiga, para pemodal diarahkan untuk mengembangkan industri yang punya nilai tambah.

“Pemerintah akan memprioritaskan investor yang ingin bersama-sama meningkatkan nilai tambah sumber daya mentah di Indonesia. Kita ingin mengurangi ekspor bahan mentah,” terang Luhut.

Di samping tiga syarat itu, Luhut menyebut modal yang disalurkan ke dalam negeri juga harus diiringi dengan transfer teknologi.

“Transfer teknologi merupakan faktor penting dalam investasi,” tegas Menko Maritim Luhut.

Baca juga: Menko Maritim sebut peningkatan kapasitas SDM prioritas pemerintah
Baca juga: IEF: konektivitas kunci tingkatkan pembangunan

 

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar