TAICHUNG, Taiwan--(Antara/BUSINESS WIRE)-- Taichung World Flora Expo, yang berlangsung mulai 3 November hingga 24 April 2019, akan menampilkan konstruksi bambu tertinggi di Taiwan dengan tujuan agar para pengunjung pameran ini melihat-lihat dan menyentuh ruang dalam bambu tersebut.

Lihat rilis pers multimedia selengkapnya di sini: https://www.businesswire.com/news/home/20181127005953/en/

Didesain oleh arsitek Chen Yi-chung dari ZUO Studio di Taichung, Paviliun Bambu ini berbahan bambu, tanaman yang tumbuh dengan cepat dan merupakan bahan alami terbarukan dengan kekuatan spesifik (strength-to-weight ratio) tinggi yang bisa digunakan untuk berbagai tujuan.

Menurut Chen, Paviliun Bambu dibangun dengan bambu yang terutama ditanam di Taiwan untuk menggantikan beton, sehingga menciptakan hubungan yang harmonis antara arsitektur dan lingkungan alam melalui penggunaan bahan bangunan berkelanjutan.

Terinspirasi dari benih, hutan bambu, dan Pegunungan Tengah, paviliun ini mirip hutan yang dibangun dengan jalinan bambu. Ruang arsitekturnya akan memungkinkan pengunjung mengalami seni kerajinan bambu Asia di tengah-tengah hutan bambu.

Bagian luar paviliun berbentuk melengkung setinggi 10 meter ini juga berpadu dengan lanskap sekitarnya, termasuk kolam dan desain taman bambu Makino, sehingga memungkinkan pengunjung menyatu dengan alam sambil melihat-lihat atau beristirahat di dalamnya, tambah Chen.

Selain itu, Paviliun Bambu tersebut telah dipilih oleh World Architecture Festival Awards untuk kategori Leisure Led Development – Future Project tahun ini, yang mengakui kekuatan firma arsitektur di Taichung serta upaya promosi Pemerintah Taichung City pada World Flora Expo.

Kata Kuo Kun-ming, Wakil Sekretaris Jenderal Pemerintah Taichung City sekaligus chief executive pameran itu, konsep Paviliun Bambu ini menyebarkan benih keajaiban di seantero Taichung dan menciptakan kenangan indah bagi kota tersebut. Dibangun dengan lebih dari 300 batang bambu Moso dari Nantou, paviliun ini juga menyampaikan keinginan promosi.

Bersama dengan seni instalasi “The Sound of Blooming” terbesar di dunia, serta dinding pajangan terbesar, seni guntingan kertas terpanjang, stadion berkuda terbesar, bangunan terbarukan pertama yang dibangun dengan jerami, dan pemenang hadiah utama Leopard Cat Float yang ditampilkan pada National Day di Taiwan, Paviliun Bambu tersebut menjadi salah satu sorotan utama pameran bunga tahun ini.

Selain benda-benda menarik ini, pameran bunga tersebut juga menampilkan desain taman oleh Hong Kong, Malaysia, dan Myanmar, yang memperlihatkan sekilas tanaman dan budaya khas masing-masing negara melalui desain taman dan lanskap.

Lihat versi aslinya di businesswire.com: https://www.businesswire.com/news/home/20181127005953/en/

Kontak

Sanlih E-Television Co., Ltd.
Renie Lee +886-937-098-066
renie@mail.sanlih.com.tw

Sumber: Sanlih E-Television Co., Ltd.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2018