counter

Anugerah Indonesia Damai, inovasi BNPT galakkan keterlibatan masyarakat

Anugerah Indonesia Damai, inovasi BNPT galakkan keterlibatan masyarakat

Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius menyerahkan hadiah dan piagam Anugerah Indonesia Damai dilaksanakan di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (28/11/2018) malam.  (ANTARA News/HO)

Jakarta (ANTARA News) - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Anugerah Indonesia Damai berupa lomba juru dakwah, film pendek dan karya jurnalistik tingkat nasional.

"Ini adalah program berkelanjutan BNPT dalam rangka pelibatan masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme," kata Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius  di Jakarta, Jumat.

Penyerahan hadiah dan piagam Anugerah Indonesia Damai dilaksanakan di Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (28/11) malam. 

Suhardi menjelaskan, lomba juru dakwah adalah bidang baru yang diperlombakan. Nantinya dakwah para peserta akan disebarkan di media sosial (medsos). 

"Masyarakat dengan pemahaman agama yang rendah sangat rentan jika salah jalan atau mendapatkan panduan yang menyimpang atau tidak benar. Oleh sebab itu, kita butuh para juru dakwah ini untuk memberikan pencerahan, role model," katanya.

Suhardi mengapresiasi perhatian insan pers media mengikuti lomba karya jurnalistik yang digelar BNPT. Peran media dalam membangun narasi perdamaian dan perspektif nasionalisme yang tinggi sangat penting. 
 
"Sekarang para jurnalis sudah terlatih untuk memberikan pesan-pesan yang tidak menyudutkan, juga memberi solusi untuk menjaga kedamaian," katanya.

Apresiasi juga diberikan mantan Kepala Divisi Humas Polri ini kepada anak-anak muda yang terlibat dalam perlombaan film pendek. 

Suhardi menjelaskan, lomba ini adalah bentuk upaya dari BNPT dalam menyeimbangkan upaya penanggulangan terorisme secara keras dan lunak. Menurutnya, pola-pola yang dipakai di Indonesia menjadi contoh dan diapresiasi oleh dunia.

Beberapa peraih Anugerah Indonesia Damai BNPT 2018 di antaranya: 

Lomba Karya Jurnalistik:
1. Keluarga Membuat Eks Napiter JI Insyaf – Erik Permana Putra – Republika
2. Metamorfosis Stigma Teroris, dari Baju Gamis ke Rambut Klimis – M. Amir Tedjo Sukmono – ngopibareng.id
3. Ngaji filsafat biar tak sesat – Anang Zakaria – beritagar.id


Lomba Video Pendek:
1. Sedia – SMAN Modal Bangsa, Aceh
2. Denotatif – SMAK Yos Sudarso, Kepulauan Riau
3. Yang Terkikis – SMA Muhammadiyah Bangkinan Kota, Riau


Lomba Juru Dakwah: 
1.  Isa Kamil - Penyuluh Agama asal DKI Jakarta;
2.  Azizah Herawati - Penyuluh Agama asal Jawa Tengah;
3.  Wiwin - Penyuluh Agama asal Jawa Barat.

Pewarta: Sigit Pinardi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar