Jembatan Fair di Tual ambruk

Jembatan Fair di Tual ambruk

Suasana tiang penyangga jembatan Sarijan yang ambruk di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (12/11/2018). Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sejak Sabtu (10/11/2018) mengakibatkan debit air sungai Cisadane naik mencapai 175 cm dan mengakibatkan ambruknya tiang penyangga jembatan tersebut. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/aww.

Tual (ANTARA News) - Jembatan gantung yang terletak di Dusun Fair, Kota Tual, yang merupakan satu-satunya penghubung antara pulau Fair dan Pulau Kei Kecil ambruk.

Pantauan Antara, Sabtu, jembatan berusia puluhan tahun ambruk pada sekitar pukul 17.30 WIT. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut, namun semuanya selamat.

Para korban itu masing-masing Nursoba Ohoirenan (wanita, 23 tahun), La Arif Langkaudi (pria, 25 tahun) bersama anaknya yang berusia 10 bulan), dan Sadam Lontor (pria, 24 tahun).

Nursoba dan La Arif dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun Langgur, sementara dua korban lainnya dalam keadaan baik.

Nursoba Ohoirenan mengalami luka di pelipis sebelah kiri akibat terbentur badan jembatan, sementara La Arif Langkaudi mengalami sesak napas diduga akibat banyak menelan air laut.

Dalam insiden ambruknya Jembatan Fair, tiga kendaraan roda dua tercebur ke laut, dua di antaranya berhasil ditangkap sedangkan satu lainnya belum ditemukan.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dan Wakil Wali Kota Tual Usman Tamnge langsung menyambangi lokasi kejadian.

Petugas dari BPBD Tual maupun Maluku Tenggara serta aparat kepolisian dan TNI langsung datang ke lokasi kejadian setelah mendapatkan informasi dari masyarakat ambruknya jembatan Fair.

Baca juga: Jembatan penghubung dua desa di Tapanuli Utara ambrol
Baca juga: Jembatan sepanjang 20 meter putus gara-gara longsor

Pewarta: Jimmy Ayal
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jembatan di jalan Trans Sulawesi Banggai ambruk, akses terputus

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar