Menderita luka tembak, dua karyawan selamat dari serangan KKB

Menderita luka tembak, dua karyawan selamat dari serangan KKB

Kabuptaen Nduga, Papua, (dibatasi garis merah) (Google Maps)

Jayapura (ANTARA News) - Dua karyawan PT.Istaka Karya (Persero) yang melarikan diri ke Mbua, Papua, saat penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, berhasil selamat walaupun menderita luka tembak.

Kedua karyawan yang selamat saat ini sudah dievakuasi dan dalam perjalanan menuju Wamena, kata Kapolda Papua, Irjen Polisi Martuani Sormin, kepada Antara dari Jayapura, Selasa.

Kapolda Papua mengatakan kedua karyawan yang berhasil setelah melarikan diri ke Mbua kini dievakuasi ke Wamena yakni Martinus Sampe dan Jefrianto.

Sedangkan evakuasi puluhan karyawan yang tewas di Yall masih belum dapat dilakukan karena pasukan belum sampai ke lokasi.

"Mudah-mudahan evakuasi dapat berlangsung aman," kata Irjen Sormin yang mengaku saat ini berada di Wamena seraya menambahkan belum dapat memastikan berapa banyak korban yang tewas dalam insiden tersebut.

Anggota Polri sedang menuju Yall untuk mengevakuasi para korban sehingga dapat diketahui dengan pasti berapa jumlahnya, kata Kapolda Papua Irjen Pol Sormin.

Kedua karyawan BUMN itu adalah Martinus Sampe mengalami luka tembak di kaki kiri dan Jefrianto luka tembak di pelipis kiri.

KKB, Minggu (2/12) membunuh puluhan karyawan PT.Istaka yang sedang melakukan pembangunan jembatan di Distrik Yall, Kabupaten Nduga.

Baca juga: TNI dan Polri dikerahkan untuk evakuasi korban KKB

Baca juga: Polisi kesulitan cari info soal dugaan 20-an pekerja dibunuh KKB di Nduga

Baca juga: Presiden Jokowi perintahkan Panglima TNI-Kapolri cek penembakan Nduga

Baca juga: Polri belum bisa pastikan jumlah korban Nduga Papua

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kapolda dan Pangdam tinjau lokasi penembakan karyawan Freeport

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar