counter

Polda Banten jadi kelas A

Polda Banten jadi kelas A

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Tito Karnavian (tengah), memegang pataka Kepolisian Indonesia untuk diserahkan kepada Kepala Polda Banten, Brigadir jenderal Polisi Tomsi Tohir (kanan), saat upacara Peresmian Peningkatan Status Polda Banten dari Tipe B menjadi Tipe A di Serang, Banten, Kamis (6/12/2018). (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

... saya titipkan Polda ini agar jadi lebih baik, berikan masukan dan koreksi agar jadi lebih baik. Karena Polda milik kita bersama bukan milik Polri saja...
Serang, Banten (ANTARA News) - Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Polisi Tito Karnavian, meresmikan tipologi Kepolisian Daerah (Polda) Banten dari tipe B menjadi tipe A. 

Penetapan tersebut dilaksanakan langsung oleh Karnavian, yang ditandai dengan penyerahan pataka Kepolisian Indonesia, Kerja Kuta Baluarti kepada Kepala Polda Banten, Brigadir Jenderal Polisi Tomsi Tohir, dan penandatanganan prasasti, di Markas Polda Banten, di Serang, Kamis.

Hadir dalam acara itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim, Forkopimda Banten, ulama Banten, KH Muhtadi, KH Murtado, para bupati dan wali kota se-Banten.

Karnavian dalam sambutanya mengatakan, ada beberapa faktor yang mendasari peningkatan tipe dari Polda Banten, di antaranya jumlah penduduk yang banyak, wilayah yang berkembang pesat, dan perkembangan pariwisata di Banten.

"Perkembangan itu tentu akan meningkatkan tantangan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan pertimbangan inilah Kementerian PAN-RB dan Polri meningkatkan Polda Banten dari tipe B menjadi tipe A," kata dia.

Menurut dia, dengan perubahan tipe Polda Banten itu maka saat ini Polda Banten akan dipimpin perwira tinggi polisi dengan pangkat inspektur jenderal polisi (bintang dua). "Tentu peningkatan tipe ini harus dapat diikuti dengan meningkatnya pelayanan kepada masyarakat Banten," katanya.

Untuk wilayah hukum Polda Banten, kata dia, memang ada penambahan, yaitu Kabupaten Tanggerang. Namun masih ada wilayah di Banten yang masuk ke wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Akan kami kaji lagi masalah Kota Tanggerang dan Tangerang Selatan. Namun kita harus meningkatkan penguatan personil, sarana prasarana, dan penambahan organisasi, jangan sampai peningkatannya tipe A, namun kapabilitas dan kapasitasnya tipe B," kata dia.

Ia berpesan, peningkatan ini menjadikan Polda Banten harus terus bekerja keras dalam menjalin sinergitas baik dengan Pemerintah Provinsi Banten, kabupaten, masyarakat dan sektor lain dalam mewujudkan kamtibmas.

"Semua tokoh masyarakat yang ada di Banten, saya titipkan Polda ini agar jadi lebih baik, berikan masukan dan koreksi agar jadi lebih baik. Karena Polda milik kita bersama bukan milik Polri saja," katanya.

Terpisah, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, yang juga hadir pada kesempatan itu sangat mendukung kenaikan tipe untuk Polda Banten.

Pasalnya, selain dari luas wilayah, pertumbuhan penduduk di Banten terus meningkat menjadi salah satu faktor utama.

"Wajarlah jika Polda Banten naik ke tipe A, jumlah penduduk saja meningkat, kurang lebih 12 juta (orang) di Banten dan Pandeglang kurang lebih 1,2 juta (orang), tambah lagi ada proyek strategis nasional, tentu peningkatan ini sangat berdampak positif bagi wilayah hukum Polda Banten," kata dia. 

Pewarta:
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar