counter

Bojan ungkapkan frustrasinya dilabeli sebagai "Messi baru"

Bojan ungkapkan frustrasinya dilabeli sebagai "Messi baru"

Penyerang Stoke City Bojan Krkic sedang berlatih di lapangan latihan tim pada 30 November 2018. (twitter.com/BoKrkic)

Jakarta (ANTARA News) - Terdapat sejumlah pemain yang dilabeli "Lionel Messi baru" selama beberapa tahun terakhir, di mana mantan bintang Barcelona Bojan Krkic mengakui dirinya merasa terbebani dengan label tersebut.

Setelah menyusul sang bintang Argentina untuk lulus dari akademi La Masia di Katalunya, hal-hal besar diharapkan dapat dilakukan sang penyerang.

Bojan mencetak 12 gol pada musim perdananya di Barca senior pada 2007/2008, dan mencatatkan dua dijit gol pada masing-masing dari tiga musim pertamanya sebagai bintang senior.

Bagaimanapun, ia tidak mampu memikul beban yang sama dengan mantan koleganya itu dan mengakui bahwa ekspektasi yang dibebankan kepadanya di usia yang masih muda terlalu besar.

Bojan, yang kini memperkuat Stoke, berkata kepada BBC Sport, "Anda perlu mengontrol hal-hal yang dapat Anda lakukan."

"Pada tahun pertama saya mencetak sepuluh gol di Liga Spanyol. Kemudian orang-orang mulai berkata, "Yeah, Messi baru"."

"Anda tidak dapat melakukan apapun tentang hal ini. Pada akhirnya, saya tahu kualitas-kualitas saya dan saya tahu bahwa saya bukan Messi. Saya Bojan. Jika orang-orang berkata, "Orang ini bukan Messi yang baru," yeah, saya bukan Messi yang baru."

Bojan menambahi bahwa beban itu tetap mengikutinya saat ia pindah dari Barca ke AS Roma.

"Messi mencetak tiga gol pada setiap pertandingan. Jika Anda mencetak satu gol, Anda bukan Messi. Ketika saya pergi ke Roma dan Milan, saya pergi ke sana bukan sebagai Bojan, saya pergi sebagai bintang baru sebagai Messi baru."

"Maka jika saya pergi ke sana dan bermain bagus, itu tidak cukup. Anda perlu menjadi yang terbaik, Anda perlu menjadi Messi. Hal-hal semacam itu sama sekali tidak membantu."

Bojan kesulitan menemukan percikan kualitas serupa sejak meninggalkan Camp Nou, di mana ia pernah bermain di Roma, AC Milan, dan Ajax untuk kemudian pindah ke Stoke pada 2014.

Ia menghabiskan separuh musim 2016/2017 sebagai pemain pinjaman di Mainz dan pada musim lalu sempat bermain di Spanyol bersama Alaves.

Bagaimanapun, Stoke merekrutnya kembali musim ini, dan berharap sang pemain dapat membantu perjuangan mereka kembali ke kompetisi strata tertinggi sepak bola Inggris.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar