counter

Kejuaraan Akuatik Indonesia Terbuka

DKI Jakarta sabet gelar juara polo air putra

DKI Jakarta sabet gelar juara polo air putra

Atlet polo air putra Jawa Barat Made Agung Dwi Cahya (cap biru nomor 5) berebut bola dengan Ridjkie Mulia (cap putih nomor 10) dari tim DKI Jakarta A dalam laga terakhir cabang polo air putra Kejuaraan Akuatik Indonesia Terbuka IOAC 2018 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (6/12). (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)


Jakarta (ANTARA News) - Tim polo air putra DKI Jakarta A menyabet gelar juara polo air putra Kejuaraan Akuatik Indonesia Terbuka (IOAC) 2018 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.

DKI Jakarta A berhak mendapat emas setelah mengantongi 12 poin dari hasil sapu bersih enam kemenangan. Di tempat kedua, medali perak diraih Jawa Barat dengan 10 poin. Sementara Jambi yang mengoleksi delapan poin harus puas dengan perunggu.

Di laga terakhir,  DKI Jakarta A mengalahkan Jawa Barat dengan skor 14-5.

Kedua tim saling berbalas serangan sejak menit awal. DKI Jakarta A, yang mengenakan tutup kepala putih, mampu membuka keunggulan lewat Delvin Felliciano.

Satu menit kemudian Ridjkie Mulya membawa DKI Jakarta A memimpin 2-0.  Jabar memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 lewat aksi Zaenal Arifin.

Tidak berselang lama, Thomas Mahendra membawa DKI Jakarta A kembali menjauh 3-1 dan tetap bertahan hingga babak pertama berakhir.

Jawa Barat membuka gol babak kedua lewat Made Agung Dwicahya, namun satu menit kemudian Ridjkie Mulya membalas untik DKI Jakarta A memimpin 4-2.

Hizkia Bimantoro membawa DKI Jakarta A menjauh 5-2. Hosea Setiawan menambah keunggulan bagi DKI Jakarta A menjadi 6-2 diikuti oleh gol Rezza Auditya yang membawa DKI Jakarta A memimpin 7-2.

Gol Zaenal Arifin memperkecil ketertinggalan Jawa Barat menjadi 3-7 hingga babak kedua berakhir.

DKI Jakarta A masih di atas angin dalam dua babak pamungkas. Tim Ibukota sanggup menambah dua gol pada babak ketiga, dan lima gol pada babak keempat untuk memastikan kemenangan dengan skor akhir 14-5.

Pada pertandingan itu Ridjkie Mulya menjadi pencetak gol terbanyak dengan empat gol.

"Evaluasi kembali ke kesalahan masing-masing individual itu sendiri, beberapa teknis yang kami mau jalankan belum berhasil, ke depannya kami akan lebih fokus ke sana," ungkap pelatih polo air putra DKI Jakarta A Benny Respati usai pertandingan.

Pada akhir turnamen, Mochammad Dandy dari Jawa Timur menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi 27 gol sedangkan kiper Jawa Barat Mochamad Rafi mendapat predikat penjaga gawang terbaik.

Delvin Felliciano yang membela DKI Jakarta mengantongi gelar pemain terbaik.

Cabang polo air putra IOAC 2018 diikuti oleh tujuh tim.  Di luar tiga tim yang mendapat medali, berurutan dari peringkat empat ada Jawa Timur, Merauke, Sumatra Selatan dan DKI B.

Pelatih tim polo air putra nasional Milos Sakovic mengaku cukup puas melihat penampilan para atlet polo dan talenta muda yang ikut berlaga di turnamen tersebut.

"Terkait kompetisi ini dan timnas bagi saya sangat penting untuk memiliki tempat di mana saya bisa melihat semua pemain dari setiap provinsi.... Saya akan memiliki daftar panjang nama-nama pemain yang akan membela timnas," kata pelatih asal Serbia itu.

"Kami bisa mencari para pemain baru yang bisa memperkuat timnas dan sangat lah penting untuk melihat para pemain junior sehingga kita punya potensi untuk masa depan," kata Sakovic.

Baca juga: IOAC 2018 ajang pencarian bakat perenang nasional
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar