counter

Karya anak autis dipamerkan di Pekanbaru

Karya anak autis dipamerkan di Pekanbaru

Peringatan Hari Autis Anak berkebutuhan khusus mengikuti lomba mewarnai dan melukis caping di Sekolah Kembang Mekar, Jombang, Jawa Timur, Kamis (2/4). Lomba itu selain untuk memperingati hari autis se-dunia, juga untuk mensosialisasikan pendidikan layak bagi anak berkebutuhan khusus. (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)

Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan pergelaran akbar tahunan memperingati Hari Autis sedunia, Riau AutFest 2019 yang digelar April 2019
Pekanbaru, (ANTARA News) - Sejumlah karya dan keterampilan anak autis yang belajar di Sekolah Khusus Pekanbaru Lab School akan dipamerkan pada "Pameran Karya Autistic 2018" di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru, Sabtu (8/12).

Ketua Panitia kegiatan, Sutrisno di Pekanbaru, Jumat mengatakan kegiatan ini selain dalam rangka memamerkan berbagai hasil karya anak autis, juga bertujuan untuk mempersiapkan pergelaran akbar tahunan memperingati Hari Autis sedunia, Riau AutFest 2019 yang digelar April 2019.

Sementara hasil karya seni yang akan dipamerkan dalam Pameran Karya Autistic 2018 antara lain lukisan abstrak, lukisan realis, kerajinan tangan dari berbagai bahan bekas, budi daya ikan lele dan budi daya tanaman kubis.

Acara ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan bernyanyi, baca puisi, temu wicara dan lomba mewarnai. Pelukis-pelukis anak spesial yang hadir di acara ini antara lain Tengku Aqsha Ditasabila, Syarifah Alifya Prayatimur, Farhan Zidan Rambey, Nadira Irina Chairunisa, Tazaka Ramana Thomson, dan Selvia Ananda.

Sutrisno berharap pameran ini bisa meningkatkan talenta-talenta seni yang dimiliki anak-anak autis. "Hal tersebut mendorong kami untuk terus memberi ruang dan waktu bagi mereka agar semakin berkembang semakin baik," katanya.

Sementara itu, Pimpinan Pekanbaru Lab School Widiyono Javawinthsa menambahkan anak-anak autis bisa berkembang dengan baik dan mampu menggapai potensi dengan maksimal apabila dilatih dan dididik secara baik dan konsisten.

Dia menjelaskan acara ini terselenggara berkat kerja sama Pekanbaru Lab School dengan Mal Pekanbaru yang memang sangat memerhatikan perkembangan anak berkebutuhan khusus di Riau pada umumnya, dan Kota Pekanbaru pada khususnya.

Selain itu terdapat dukungan dari sejumlah sponsor, beberapa perguruan tinggi serta berbagai media partner.

"Semoga kerja sama yang terjalin baik dari berbagai pihak akan menciptakan kondisi yang akan membantu perkembangan anak-anak autis yang lebih baik dan berprestasi dengan memaksimalkan semua potensi yang dimiliki," kata widi.

Acara ini selanjutnya dilanjutkan pada 18 ? 23 Desember 2018 di gedung Anjung Seni Idrus Tintin Pekanbaru dan Laman Bujang Mat Syam Bandar Serai MTQ Pekanbaru dalam acara Ruang Kita Festival 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau.

"Mari datang dan dukung anak autis lebih berkembang dan berprestasi," katanya.

Baca juga: Ratusan anak autis ikut ASEAN Autism Games

Baca juga: Memilih terapi tepat untuk anak autis

Baca juga: Stikes Mercubaktijaya Padang dirikan Prodi Terapi Wicara

Pewarta:
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar