counter

TNI/Polri-Warga peringati Maulid Nabi di Lanud Halim

TNI/Polri-Warga peringati Maulid Nabi di Lanud Halim

Pangkoopsau 1 Marsda TNI Fadjar Prasetyo saat memberikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M di Hanggar Skadron Udara 45 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat malam. (Dok. Penerangan Lanud Halim Perdanakusuma)

Jakarta (ANTARA News) -  Lanud Halim Perdanakusuma menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 Hijriah/2018 Masehi yang diikuti Anggota TNI, Polri dan warga DKI Jakarta, Jumat malam.

Acara peringatan Maulid Nabi yang diikuti sekitar 3,500 jemaah ini diselenggarakan di Hanggar Skadron Udara 45 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma  yang dihadiri oleh Panglima Komando Operasi TNI AngkatanUdara 1 (Pangkoopsau 1) Marsda TNI FadjarPrasetyo dan diisi dengan ceramah keagamaan oleh Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, demikian keterangan pers yang diterima.

Peringatan Maulid Nabi ini juga dihadiri Pangdam Jaya Mayjen TNI Joni Supriyanto, Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI M Tonny Harjono serta pejabat TNI–Polri, Pemprov DKI Jakarta,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, beserta warga masyarakat DKI Jakarta, dan anak-anak panti asuhan sekitar Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam sambutannya, Pangkoopsau 1 mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan merupakan ungkapan penghormatan dan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Muhammad SAW, yang merupakan pembawa risalah kebenaran bagi umat manusia.

“Kita semua menyadari hikmah dan pelajaran perjuangan Nabi Muhammad SAW, bagaikan mata air yang tidak pernah kering, semakin kita dalami perikehidupan Rasulullah, semakin terasa agungnya nilai-nilai luhur ajaran Islam,” kata Fadjar Prasetyo.

Dia mengatakan nilai-nilai luhur itulah yang mampu membimbing umatnya untuk menapaki kehidupan di dunia dan kehidupan di akhirat nantinya.

“Marilah kita jadikan ajaran dan keteladanan beliau sebagai panutan dan sumber inspirasi bagi kita semua,” katanya.

Pangkoopsau 1 juga  berharap hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat dijadikan sebagai panutan dalam setiap beraktivitas.

“Kehadiran kita pada peringatan Maulid ini adalah untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Nabi Besar Muhammad SAW”, katanya.*



Baca juga: Imam Istiqlal: Teladanilah akhlak Nabi Muhammad

Baca juga: NU Depok serukan bermunajat agar Indonesia damai


 

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar