Ibu Negara minta pelajar jauhi narkoba

Ibu Negara minta pelajar jauhi narkoba

Pembina Dewan Kerajinan Nasional Iriana Joko Widodo (kiri) bersama Ketua Dekranas Mufidah Jusuf Kalla (kanan) berbincang sebelum melantik Ketua Dekranasda Provinsi Riau dan Bengkulu di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12/2018). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

Pesawaran (ANTARA News) - Ibu Negara Iriana Joko Widodo meminta pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Lampung untuk menjauhi narkoba.

"Narkoba sangat berbahaya, apalagi bagi kalangan pelajar," kata Iriana di hadapan ribuan pelajar SD dan SLTP di Graha Adora, Pesawaran, Rabu.

Kedatangan Ibu Negara yang didampingi Ibu Mufida Jusuf Kalla, dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) dan istri Gubernur Lampung Aprilani Yustin Ficardo itu dalam rangka sosialisasi bahaya narkoba, "bullying", dan hoaks kepada siswa SD dan SLTP di Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan itu, Ibu Negara Iriana dan Ibu Mufida Jusuf Kalla mengajukan beberapa pertanyaan kepada peserta seperti kandungan, ciri-ciri, dan bahaya narkoba.

Selain itu, Iriana juga menanyakan cara untuk menasihati teman yang ketagihan narkoba, serta penyakit yang mampu ditularkan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu Aprilani Yustin Ficardo berharap dengan adanya sosialisasi ini para pelajar mampu menghindari dan menjauhkan diri dari bahaya penggunaan narkoba, "bullying" dan hoaks

Kehadiran Ibu Negara Iriana beserta rombongan pada kegiatan tersebut disambut dengan lagu Bumi Lampung, pengibaran seribu bendera Indonesia, dan pengucapan ikrar kebulatan tekad pelajar Indonesia, serta lagu jauhi narkoba, anti-bullying, dan antihoaks.

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pembangunan ibu kota baru harus memperhatikan sanitasi

Komentar